rara0894

All about TaeTiSeo and GG


Protected: Love between Dreams (Chapter 28)

This content is password protected. To view it please enter your password below:

Advertisements


33 Comments

Love between Dreams (Chapter 27)

Title        : Love between Dreams

Author   : 4riesone

Genre     : Romance, Gender bender

Cast        : 

 Jessica Jung

 Kwon Yuri

 Kim Taeyeon

 Girls’ Generation members and other

LxD cover 2

Trying

“Apa kau sudah mendengar lagunya?”

“Iya. Aku sudah mengunduhnya tadi malam.”

“Lagu yang bagus, bukan?”

“Iya. Aku bahkan mencari liriknya di internet. Apa kau tahu kalau penyanyinya sendiri yang menulis liriknya?”

“Benarkah?”

“Yeah. Aku dengar dia juga sudah menulis dan menggubah beberapa lagu untuk artis-artis SM. Salah satunya adalah lagu Jewel Heart milik f(x). Kabarnya lagu terbaru Im Yoona juga ditulis olehnya.”

“Wow. Aku suka sekali Jewel heart. Itu adalah salah satu lagu favoritku. Dia benar-benar berbakat.”

“Memang. Tapi ini adalah lagu pertama yang dinyanyikannya sendiri.”

“Semoga dia sukses ya.”

“Yeah.”

Kedua orang itu pun lanjut membicarakan tentang drama yang menampilkan lagu tersebut.

Yoona tersenyum kecil pada dirinya saat mendengar percakapan tersebut, merasa bangga akan Yul. Dia mengambil pesanan minumannya dan berjalan keluar dari kafe tersebut sebelum ada orang yang mengenali penyamarannya.

“Ayo jalan, oppa,” ujar Yoona pada manajernya segera setelah dia memasuki mobil. Mereka langsung menuju kantor SM untuk persiapan terakhir album terbaru Yoona. Dia bekerja keras hinggal malam hari, memastikan segala sesuatunya sudah sempurna. Saat dia akhirnya selesai, jam sudah menunjukkan pukul delapan malam.

Yoona sedang berjalan di koridor ketika dia mendengar bunyi piano mengalun dalam ruangan sempit tersebut. Melodi itu terasa familiar di telinganya. Dia pun memutuskan untuk mengikuti alunan nada-nada tersebut dan menuju ruangan darimana melodi tersebut berasa. Ternyata suara tersebut berasal dari ruangan latihan dan Yul sedang berada disana, sedang memainkan piano, lagi.

Yoona memutuskan untuk masuk dan menyapa si pria dengan gembira. “Hi, Yul oppa.”

Yul berhenti bermain piano dan menatap Yoona yang berjalan masuk. “Oh, Yoona.” Dia tersenyum kcil.

Yoona bersyukur Yul tidak tampak seburuk pertemuan terakhir mereka. Dia berjalan mendekati si pria. “Kau memainkan lagu itu lagi.”

“I quite love the melody.”

“Sudah kubilang. Itu lagu yang sangat bagus!” Yoona berbicara dengan penuh semangat dan antusiasme.

Yul tersenyum kecil lagi.

“Aku mendengar orang-orang membicarakan tentang lagu barumu dalam perjalanku kemari,” ucap Yoona tanpa kehilangan semangatnya sedikitpun. Continue reading