rara0894

All about TaeTiSeo and GG

TTS Mini Series – EP 1: Not a Grandpa, Please

37 Comments

TTS Mini Series – EP 1

Title         : Not a Grandpa, Please

Author    : 4riesone

Genre      : Fluff, Humor, Family, Gender Bender

Cast          : Taeyeon, Tiffany, Seohyun, Yuri, Jessica

Rating      : PG-17

“Bagaimana bisa kau memeluk bocah sialan itu,” Taeyeon mencemooh sambil membanting pintu di belakangnya. “Kau semakin melunak seiring usia. Seharusnya kau menendang selangkangan si bocah Kwon itu karena sudah menghamili putri kecil kita.”

Tiffany memutar bola matanya. “Putri kecil kita sudah dua puluh delapan tahun, Tae. Seharusnya kita sudah bisa memperkirakan hal ini. Dia akan menjadi ibu yang luar biasa dan dia pun sudah menikah dengan Yoona selama lima tahun. Ini sudah waktunya bagimu untuk berhenti menyebut dia sebagai bocah Kwon atau bocah sialan.”

“Kadang aku menyebutnya Anak Si Tukang Pamer atau Keturunan Si Wanita Berdarah Dingin,” balas Taeyeon dengan nada tidak suka.

Sudah sejak lama Taeyeon tidak menyukai keluarga menantunya itu. Ayah Yoona, Kwon Yuri, adalah rivalnya sejak dia di sekolah dasar. Kwon Yuri memiliki segalanya. Harta. Tampang. Kepintaran. Popularitas. Taeyeon tidak menyukainya. Ditambah lagi, rivalnya itu pun pernah jatuh cinta pada wanita yang sama dengannya. Dan tebak siapa yang menang? Tentu saja, Kwon Yuri. Yah walaupun saat ini Taeyeon sudah bersama dengan Tiffany dan dia sangat mencintai istrinya itu, namun tetap saja, rasa kesal itu masih tetap ada.

“Seohyun mencintai Yoona, Tae. Dan sekarang dia akan menjadi ayah dari cucu kita. Kau harus mulai menunjukkan sedikit rasa hormat padanya.”

“Bagaimana jika aku memanggilnya Si Bocah Sialan Yang Kubiarkan Hidup Meskipun Sudah Menghamili Putriku Semata Wayang?” geram pria berambut hitam itu.

“Kau ini benar-benar sulit dimengerti. Sulit kupercaya kau sudah cukup tua untuk menjadi seorang kakek. Namun kau sama sekali tidak bersikap seperti itu,” Tiffany menceramahi.

“Kau benar,” ujar Taeyeon, benar-benar tidak menyadari apa yang Tiffany maksud. “Aku masih terlalu muda untuk menjadi seorang kakek. Bagaimana bisa Seohyun melakukan ini padaku? Setelah semua yang aku lakukan untuknya? Aku sudah memberikannya cinta dan sebuah rumah yang bagus. Kepintaranku dan ketampananku. Aku bahkan mewarisinya rahang seksiku. Dan dia membalasku dengan menjadikan aku seorang kakek.”

Wajah Tiffany menunjukkan ketidaksenangan. “Membuatmu menjadi seorang kakek bukanlah hal yang buruk. Dan aku cukup yakin dia mendapatkan kepintarannya dariku.”

Taeyeon mengangkat bahunya acuh tak acuh. “Mungkin, tetapi yang lebih penting lagi adalah dia mewarisi rahang seksiku. Dan sekarang semua itu sia-sia. Bocah sialan itu mungkin akan memberi putranya wajah buruk rupa seperti kakeknya yang lain itu. Si jelek.”

“Kau ini lucu sekali, Tae. Kita bahkan belum tahu apakah bayinya laki-laki atau perempuan. Dan mungkin saja dia akan mewarisi wajah cantikku.”

“Apa kau sedang mencoba membuatku merasa lebih baik?” Taeyeon bertanya kesal.

“Aku tidak perlu membuatmu merasa lebih baik,” Tiffany menegaskan. “Kau baru saja tahu kalau kau akan menjadi seorang kakek. Itu adalah berita baik.”

“Menjadi kakek sama saja dengan menjadi tua,” geram Taeyeon.

“Banyak orang seusia kita yang sudah menjadi kakek-nenek. Sooyoung bahkan sudah mendapatkan cucu akhir-akhir ini. Dia sangat gembira karenanya.”

“Choi Sooyoung itu bodoh. Dan tentu saja dia tidak memikirkannya. Dia memang sudah tua dari sananya. Bahkan saat masih di sekolah.” Pria bertubuh jangkung itu adalah kawan Yuri dan tentunya masuk ke dalam daftar orang yang tidak disukai oleh Kim Taeyeon.

“Aku tidak tahu apa yang sangat membuatmu kesal. Tidak ada yang berubah. Kau masih tetap pria menyebalkan yang membuatku jatuh cinta sejak bertahun-tahun yang lalu.”

“Kecuali saat ini aku sudah menjadi seorang kakek,” gumam Taeyeon pahit.

“Seorang kakek yang sangat seksi,” Tiffany mengeluarkan suara paraunya. Wanita itu tahu benar bagaimana cara yang paling tepat untuk mengatasi mood buruk suaminya.

“Yah, jika ada yang bisa menjadi seorang kakek seksi, itulah aku,” pria itu mengakui. Sikapnya pun mulai melunak karenanya.

“Jadi, bagaimana menurutmu, Grandpa? Apa kau terlalu tua untuk sebuah quickie dengan Grandma sebelum makan malam?” Tanya Tiffany sambil melingkarkan lengannya pada leher suaminya itu.

“Aku tidak pernah terlalu tua untuk hal itu,” jawab Taeyeon sebelum menarik istrinya untuk sebuah ciuman. “Dan bercinta dengan seorang nenek sudah ada dalam to-do-list milikku.” Istrinya mengangkat sebelah alisnya, sehingga dia pun segera menambahkan, “Yah, selama sepuluh menit terakhir ini.”

Taeyeon baru saja meraih kancing pakaian istrinya ketika suara pintu terbuka mengganggu mereka berdua. “Nah ada disana kau rupanya,” ujar Yuri sambil menepuk punggung Taeyeon. “Kami sudah mencarimu kemana-mana. Seharusnya kami tahu kalau setelah kau meledak-ledak seperti itu, kalian berdua akan bersenang-senang di kamar seperti ini.”

“Iri, pak tua?” Taeyeon mencela.

“Aku tidak tua. Aku sedang ada dalam masa keemasanku. Aku berani bertaruh aku masih bisa mengalahkanmu,” tantang Yuri.

“Siapa takut,” balas Taeyeon, memposisikan dirinya dalam posisi siap bertarung.

“Oh, tidak, jangan lagi,” Tiffany segera menengahi. “Terakhir kali kalian berdua bertarung, kau mematahkan tanganmu, Taeyeon.”

“Wanita tua,” batuk Yuri.

“Diam, Kwon! Jika ingatanku tidak salah, aku berhasil mematahkan hidungmu sebelum itu, dan tentu aku bisa melakukannya lagi.”

“Hentikan, kalian berdua,” Tiffany menghardik. “Kalian berdua sudah jadi kakek sekarang. Apa kalian tidak berpikir kalau ini saatnya untuk kalian menjadi dewasa dan menghentikan semua persaingan bodoh di antara kalian berdua?”

“Ya ampun, Tiffany,” ujar Yuri. “Ini semua hanya untuk senang-senang. Hanya persaingan kecil antar teman.”

“Tulang patah tidak terhitung sebagai persaingan kecil antar teman, Yuri.”

“Kau tidak pernah mengerti perkelahian antar lelaki,” gumam Taeyeon.

“Selain itu,” Yuri bicara lagi, “Kali ini aku janji tidak akan mematahkan tulang manapun.”

“Lupakan saja.” Seorang wanita berambut pirang kini telah berdiri di depan pintu dengan tatapan dingin. “Makan malam sudah hampir siap. Dan malam ini seharusnya soal Seohyun dan Yoona, bukan soal ego kalian yang sangat besar itu.”

“Sica benar,” timpal Tiffany. “Kita harus kembali ke bawah. Taeyeon, kau sebaiknya bicara pada Seohyun. Bilang padanya betapa bahagia dirimu untuknya. Reaksimu tadi sama sekali tidak mengisyaratkan ucapan selamat untuknya.”

“Ngomong-ngomong soal itu,” ujar Jessica, memicingkan matanya pada Taeyeon. “Jika kau menghina putraku sekali lagi saja maka aku akan menyiksamu hingga kau meminta ampun padaku. Apa yang kau alami sebelumnya tidak akan ada apa-apanya dengan apa yang mampu aku lakukan saat ini.” Ya Jessica Jung memang semenyeramkan itu. Asal tahu saja, dia adalah mantan atlit Taekwondo dan jangan tanya berapa banyak medali yang dia miliki. Ratusan.

“Itu hanya kecelakaan,” gumam Taeyeon, mencoba untuk menyembunyikan rasa takutnya. Terakhir kali, Jessica tidak sengaja menyikut rahang Taeyeon dan pria itu berakhir di rumah sakit selama seminggu.

“Aku tahu,” ujar Jessica. “Itulah satu-satunya alasan kenapa sekarang kau masih bisa berdiri.”

“Kau bisa meminta maaf pada Yoona nanti,” Tiffany menyela sambil memberikan tatapan tajam pada suaminya itu. “Tapi sekarang pergilah temui Seohyun dahulu. Dia ada di taman belakang, dan dia tidak terlihat begitu senang.”

“Apa aku harus melakukannya?” erang Taeyeon. Pria ini memang memiliki harga diri yang cukup tinggi. Ah tidak, hapus itu. Harga diri Kim Taeyeon itu sangat tinggi.

Tiffany menjawab pria itu dengan cara mendorongnya menuju ke arah putri mereka berada.

“Hei,” sapa Taeyeon. Pria itu merasa tidak nyaman, tapi ini harus tetap dia lakukan. Dia pun duduk di kursi panjang di pojok taman rumahnya. Sedangkan Seohyun duduk di sampingnya.

“Jadi, bagaimana kabar…siapapun-nama-orang-itu?” tanya Taeyeon, mencoba bersikap acuh tak acuh.

“Dia bukan lagi seekor kodok jika itu yang Appa tanyakan,” jawab Seohyun datar. “Kurasa dia ada di dalam sedang membersihkan lalat-lalat di mulutnya.” Wanita muda ini merujuk pada suaminya, Kwon Yoona. Ayahnya senang sekali menyebut Yoona dengan berbagai nama yang tidak jelas, salah satunya adalah Si Kodok Buruk Rupa.

“Oh, begitu. Appa…uh…hanya ingin mengatakan…uh…selamat untuk….yah kau tahu kan,” dia tergagap dan tidak berani untuk memandang putrinya.

Seohyun menggeleng pada ayahnya itu sebelum tertawa. “Oh, Appa. Apa yang harus aku lakukan padamu? Appa sungguh menyebalkan. Aku mencintaimu, tetapi aku juga mencintai suamiku, si pangeran kodok.”

“Hewan hijau berlendir itu?” Taeyeon mencoba untuk bercanda.

Seohyun tersenyum dan mencium pipi ayahnya. “Appa adalah ayah yang luar biasa, dan tidak peduli apapun yang Appa pikirkan, Appa juga akan menjadi seorang kakek yang luar biasa.”

“Maafkan Appa, sayang,” ujar Taeyeon tulus. “Kurasa berita tadi begitu mengejutkanku.”

“Sebenarnya, Appa menerima berita itu dengan jauh lebih baik dari yang kami sangka,” aku Seohyun. “Yoona bahkan takut Appa akan mengebirinya.” Seohyun tertawa mengingat betapa takut suaminya itu sebelum pergi kemari.

“Yah, seperti yang tadi Appa bilang, Appa hanya terkejut,” balas Taeyeon. Tentu saja dia sempat memikirkan soal mengebiri Yoona, tapi akal sehatnya melarang dia berbuat demikian.

“Jadi, karena sekarang Appa sudah mulai bisa menerima berita itu,” Seohyun mulai bicara lagi. “Apa Appa bahagia? Soal bayiku, tentu saja.”

Taeyeon menatap putrinya dan menghela napas. “Jika kau bahagia, Appa juga bahagia. Appa hanya ingin yang terbaik untukmu. Kau adalah putri kecilku.”

“Aku bahagia, Appa. Lebih dari bahagia. Dan aku akan selalu menjadi putri kecilmu. Tidak peduli apapun. Ini adalah hal terbaik yang pernah terjadi dalam hidupku, dan aku ingin Appa menjadi bagian dari ini. Appa pasti akan menjadi seorang kakek yang luar biasa. Dan Appa tidak perlu khawatir,” Seohyun menurunkan volume suaranya menjadi sebuah bisikan, “Dokter memberi tahu aku kalau putriku akan memiliki wajah yang cantik.” Dia pun mengakhiri ucapannya dengan sebuah kedipan untuk ayahnya.

“Putri?”

Seohyun tersenyum dan mengangguk.

Taeyeon menarik Seohyun ke dalam dekapannya dan kemudian berlutut hingga wajahnya sejajar dengan perut Seohyun yang membulat. Dia kemudian berbicara pada cucunya itu untuk pertama kalinya. “Hei. Ini adalah kakekmu. Kakek yang memberimu wajah cantik. Kakek ingin kau tahu kalau kakek akan menjadi seorang kakek yang paling hebat. Kakek akan menendang pantat malas kakekmu yang lain itu. Dan kakek akan mencintaimu dengan sepenuh hati kakek seperti kakek mencintai putri kecil kakek. Kakek juga akan menyisipkan cemilan manis untukmu sebelum makan malam, bilang iya saat orang tuamu mengatakan tidak dan terus menerus memanjakanmu tanpa henti. Tetapi kau juga harus berjanji pada kakek satu hal. Berjanji pada kakek kalau kau tidak akan pernah menikahi seorang Choi. Hati kakek ini tidak akan sanggup.”

“Appa,” Seohyun menyela. “Kau ini yang paling tahu dari semuanya bahwa kita tidak bisa tahu siapa yang akan kita cintai.”

Taeyeon menoleh ke arah rumah. Disana Tiffany sedang berdiri di depan pintu, rambut hitam bergelombang miliknya mengayun indah tertiup angin sambil dia menunggu suami dan putrinya bicara dari hati ke hati. Taeyeon tidak bisa menahan senyumnya. Dirinya bertemu Tiffany adalah sebuah hal yang tidak terduga. Dan saat dirinya jatuh cinta pada Tiffany, itu adalah sebuah keajaiban.

“Kau tahu, Seohyun, aku rasa kau memang mendapatkan kepintaran ibumu.”

“Untungnya aku mendapatkan itu dan bukan selera humornya,” balas Seohyun.

“Yeah kau benar juga.” Dan mereka pun tertawa bersama-sama.

The End.

A/N: Annyeong!!! Gimana-gimana? Author lagi menyelami genre family nih akhir2 ini. Kalo cerita yg sebelumnya (Two Scoops of You) full of fluff, sekarang biar ga bosen sedikit ditambah humor2. Anyway, ga ada maksud menjelek2kan member manapun ya, ini murni joke doang. Author cinta semua member kok ❤

Nah untuk TTS Mini Series ini akan terdiri dari beberapa one-shot. Tentang apa? Yang pasti soal kehidupan keluarga Kim tercinta ini hahahaha Ditunggu ya semua. Kapan? Episode berikutnya akan di update 2 minggu lagi ^^

Ya udah, kalo kalian suka jangan lupa tinggalin komen atau klik like di bawah ya, yg mau share juga silahkan banget. Thank you semuanya!! Bye bye~

Advertisements

Author: 4riesone

SONE. Follow me on Twitter @4riesone for updates and questions

37 thoughts on “TTS Mini Series – EP 1: Not a Grandpa, Please

  1. I became an early bird again

  2. duh taeng manggil yoong dgn segala sebutan cma gra” ga ska ma yul yg jd saingan’a haha
    ga mau bgt gt jd kakek krna itu arti’a dia jd tua, dan cma krna fany bilang kakek yg sexy dia langsung nerima jd kakek haha

  3. Genre favorit nih,sukaa bgt kalo baca ff tentang kim family yg super kocak,jadi pengen tau kalo yoong dan mertua nya bertemu bakalan seperti apa ya😁

  4. Tae lucu anak udah nikah lima tahun tpi kaget klau anaknya hamil haha
    Awanya aku kra seo hmil dluar nikah tau”nya udah nikah

  5. Mencintai.. “Hewan hijau berlendir itu?”
    Wkwk dasaaarrr Tae

  6. Kayaknya taeyeon bener-bener gak suka sama keluarganya yul yee wakakak kocak banget banyak lagi panggilan taeyeon buat yoong haha

  7. Wkwk, kasihan banget Yoona, dihina mulu sama Tae
    Kayaknya seru lihat masa muda mereka thor hehe

  8. wuih…. jessi mantan atlit taekwondo dan mendapat mendali ratusan hahahaah…. taeng langsung ciut saat jessi mengancam nya. wkwkwkw….
    aigooo… taengoo cucu nya belum lahir aja udah di Kasih peringatan jangan suruh jangan menikahi seorang choi. hahaha….
    baca ff ini banyak ketawa.

  9. Hahaha …
    supergokil TTS
    love it _thanks .

  10. Sumpah ngakak gw bacanya thor.. itu bener taeyeon gitu.. ia tuhan manjanya sehabis marah hahhaha😃😂 ampe detik ini tae msh takut dgn jessi😃😂

  11. kakek yg begitu kekanakkan . kakek yg pemarah . kakek yg begitu manis dan lucu secara bersamaan . juga kakek yg tdk mau dibilang tua wkwkwkwk =)). ngakak bcanya taeng oh taeng . bukannya bersyukur dpt cucu mlah tdk suka jika ada cucu . ditunggu thor kisah slnjutnya mereka . gomawo

  12. Ya ampun si taeng bilang binatang berlendir kekeke..
    Suka thor, dan harmonis

  13. Nie Taetae uda tua msh aja sikapnya anak2. Untung punya istri Fany yg seksi, kl marah dgn kedipan mata lgsg Tae luluh. Dasar kakek byun, uda mau dpt cucu msh ja pengin dpt jatah dr Fany. Cerita yg keren thor…..

  14. Tae aneh bener saking ga suka sama menantunya, anaknya sendiri hamil malah ga terima 😀 ga mau disebut kakek lg. Rival jadi besan haha. . Suka liat moment seotae :-* dan ada dengan keluarga choi, tae?

  15. taeng seperti gx mau jd kakek aja, alasannya macem2 tp waktu pany bilang kakek seksi baru deh seneng, untung pany bisa meredakan amarahnya taeng
    kakek yul ama kakek taeng berantem terus seperti anak muda aja padal udah mau jd kakek2 seksi

  16. Hahahahaa
    Kejam amat sih lu tang??
    Nama yoong diganti2 mulu, gak ada yg bagus lagi😂😂
    Taeny udah mau punya cucu ttep aja yaa hotnya gak berkurang😅

  17. C Tae aya aya wae.. Taeny mah Masih sanggup brp lama pun klo urusan birahi mah.. 10 menit mah kga ad apa2 ny.. Yul ggu ajje..

  18. Gw kira seo masih 17 thn sampai taeyeon ngamuk gitu ternyata udah 28 udah saatnyalah dia punya anak apalagi dia udah nikah

  19. Takut bgt sih jd kakek, tenang Tae lo mau jd kakek tetep aja imut kok hahaha

  20. Izin baca ya thor ..
    Aku kira seo hamil diluar nikah, sampe tae ga terima gtu anaknya dihamilin yoong, ternyata udah nikah 5 tahun kekekk~
    Ga terima anaknya dihamilin yoong sampe banyak gtu sebutan buat mantunya
    Udah kakek2 masih aja byun, ga mau dibilang tua lagi wkwkwkwk..
    Kelakuannya kaya anak kecil padahal mau jadi kakek

  21. Aduhh bner” ya udh tua juga msih aja masa lalu dibwa” smpe sgtu nya bilang aja pengen muda lg

  22. Wahhhh dede ola baik bgt mau menyuguhkan cerita Kim family and kwon Udh lama bgt gak baca tentang mrk … kak boleh ketawa dulu hahahshshjdhdhhdhdhdhdhdhhdhdhfh Tae gila aja masa iya seo baby hamil Malah marah Bukanx senang … kenapa panny bisa Suka Tae yah clckckk punya suami Kaya anak2😂😂😂😂😂😂 Tae mestinya melupakan dendam secara mrk Udh besanan sama kwon..

  23. Kok ngkukya hahah keren thor

  24. Si tae, bener2 ya.
    Dendamnya udah mendarah daging.

  25. Wkwkwk kocakk
    Lope2 bngt dahhh sma kim pamily
    Wkakakakakakaka
    Duhh
    Mmteppp

  26. Taengoo hadehh udah mau jadi kakek tapi masih nyimpen dendam sama keluarga besan. Bagaimana bisaa. Pasti perjuangan bgt tuh yoona pas pacaran atau pas mau nikahin seohyun😂

  27. Iseng2 buka nih wp terus nemu nih ff family. Keren ceritanya, bagaikan nonton sebuah film deh.. . Hehehhehe

  28. hahahahaaaa taeyeon lucu menantu sendiri d panggil kodok buruk rupa c’hijau berlendir.. suka nih ff Taeny dah jd kakek-nenek trnyata, qt prcaya kok tae sampai kulitmu keriput taeyon akn mnjd kakek trseksi😍😍😍

  29. Aigoo taeyeon emang dork 😂😂😂

  30. I Like kim family👏

  31. tae lucu..masa takut jadi kakek krn sdah tua..

  32. Astaga dimana-mana, setiap ada ff kim familly maka seorang kim taeyeon akan bersikap over-protective kepada Seohyun. Tapi hayati heran, kalau dia benar-benar membenci Kwon, kenapa Yoona bisa jadi menantunya ? Ah bodo amat yang penting YoonHyun nya nyempil hehe

  33. Lol. Lucu jg sih bayangin bapak bapak usia paruh baya masih aja berantem. Harga diri taeyeon yg tinggi. Nice story, Kak. Huhu…. Sedihnya baru tau skrg. Kupikir blog ini jarang banget update. Ternyata ke unfollow. Pantes kok gak pernah nongol di timeline ku 😞😞

Comment Please...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s