rara0894

All about TaeTiSeo and GG

2 Grand (Chapter 12)

35 Comments

Author : XoloveTaeyeon

Cast : Kim Taeyeon-Tiffany Hwang

Original Link : Here!

CHAPTER 12 : IN JEJU ISLAND

“Aku tidak mengerti…” Tiffany bergumam pada dirinya sendiri saat dia mendongakkan kepalanya dari bahu Taeyeon.

“Mengerti apa?” Taeyeon mengeluarkan lolipop dari murutnya dengan suara ‘pop’ lalu  menoleh ke Tiffany.

“Jika dia teman spesialmu, kalau begitu kalian pasti punya ‘hubungan spesial’ bersama. Benar kan?” Tiffany kemudian melihat Taeyeon penuh penasaran, sementara satu tangannya merangkul lengan Taeyeon.

“Yeah… dia orang yang spesial. Tetapi sejak aku bertemu denganmu, kamu menjadi orang yang paling spesial bagiku” ujar Taeyeon kemudian dia tersenyum dengan menawan sebelum memberi bibir Tiffany sebuah kecupan, mentransfer rasa vanilla pada bibir kekasihnya itu.

Mereka sedang duduk di bandara, 03:00 dini hari. Setelah mereka telah berhasil mengatur segala sesuatunya sebelum melakukan perjalanan, mereka akhirnya duduk di dalam sambil menunggu check-in. Tiffany hanya bergumam pada dirinya sendiri jika berjalan di tepi pantai di pagi buta sebelum matahari terbit adalah hal paling romantis yang dia ingin lakukan. Sedikit yang dia tahu bahwa itu akan segera menjadi nyata dalam beberapa jam lagi, Taeyeon sekarang sedang mengubah jadwal tiket pesawat pada 04:00 dan tiba di Jeju pada 05:00.

Masih satu jam lamanya sebelum masuk  pesawat, Taeyeon menyarankan kekasihnya berharga itu untuk berbaring di pangkuannya dan tidur singkat untuk sementara waktu ini tapi gadis itu menolaknya. Dia tidak mau jika dia tidur dan membiarkan mesumnya itu duduk di sana kesepian.

Itu begitu larut malam tapi bandara selalu ramai. Orang berjalan-jalan dengan koper-koper mereka, suara berbicara dari semua bahasa dari perempuan asing di depan bangkunya, suara kunyahan chip dari anak-anak di belakang mereka. Itu semua adalah hal-hal yang Tiffany belum pernah lihat sejak lama sebelum dia datang ke Korea.

“Taetae pakai ini” Tiffany mengeluarkan sepasang kacamata hitam lucu tanpa lensa dari dalam tas hitamnya. Kacamata lucu yang menjadi trend remaja akhir-akhir ini. dia sebenarnya membeli itu untuk dirinya sendiri karena dia akan terlihat sangat cute dengan itu. Melihat wajah Taeyeon sekarang, dia berpikir si mesum bisa terlihat berkurang mesumnya jika dia memakai itu.

Memakaikan itu untuk Taeyeon, Taeyeon menatap ke wajah Tiffany dengan matanya mengerjap sementara kacamata itu menggantung rendah di tulang hidungnya.

“Luuucuunyaa!” Tiffany memekik lalu menjepit wajah Taeyeon dengan kedua telapak tangannya, mengecup bibirnya sebelum mencubit pipinya.

Taeyeon masih menatapnya dengan kedua mata membulat sementara masih melamun. Tiffany tersenyum semangat, memberi Taeyeon sebuah kecupan terakhir pada bibir lembabnya, dia menyandarkan punggungnya kembali ke sofa dan mengeluarkan tas make-up nya.

Apa Tiffany barusan mengatakan aku lucu… Tunggu, dia memanggilku Taetae atau apa…

Taeyeon mengangkat bahu kemudian merebahkan kepalanya ke pangkuan kekasihnya dan menyaksikan dia memeriksa wajahnya pada sebuah cermin kecil.

“Kamu sudah cantik walaupun tanpa make-up” ujar Taeyeon, menggenggam tangan bebas Tiffany, naik ke bibirnya lalu memberinya sebuah kecupan.

“Aku punya kantung mata sekarang gara-gata kamu, hmph” Tiffany menghela napasnya, meletakan cerminnya untuk mengambil lip balm dari tasnya, dia seharusnya bisa melakukannya dengan tangan satunya tetapi Taeyeon menggenggam tangannya yang lain erat.

“Tetap cantik bagiku. Kamu selalu cantik, kamu harus tau itu” Taeyeon memberi kecupan lain di tangannya yang dia genggam dan memejamkan matanya.

Tiffany tersenyum lebar saat ia berpikir tentang sebuah ide saat melihat Taeyeon menutup matanya. Menempatkan ujung lip balm rasa strawberry itu pada bibir Taeyeon, dia memakaikannya ke bibirnya dan menunuduk ke bawah untuk memberikannya kecupan singkat. Kesalahan besar, Taeyeon menahan kuat belakang leher gadis itu sehingga bibirnya akan masih tetap ditekan dengan milik Taeyeon. Taeyeon mulai menggerakkan bibirnya, mencicipi rasa buah stroberi pada bibir Tiffany. Gadis lain juga merespon kembali, keduanya menggerakan bibir mereka perlahan-lahan satu sama lain untuk beberapa waktu, sampai saat Taeyeon memasukan lidahnya di dalam mulut Tiffany. Tiffany melepaskan ciuman mereka.

 “Taeyeon, kita di tempat umum…”mengigit bibir bawahnya, Tiffany melihat sekeliling tempat ini, beruntung tak ada seorangpun sedang melihat.

“Terus?”

“Babo, aku tidak mau orang-orang berpapasan dengan kita melihat dua orang gadis sedang  making out” Tiffany menusuk pipi Taeyeon sebelum menaikan kacamatanya untuknya.

“Terserahlah, aku lapar sekarang~ masih 40 menit lagi sampai kita check-in. Ayo pergi cari makanan fany-ah” Taeyeon bangkit dan mengambil tasnya, kemudian menyambar tas Tiffany dengan lengannya yang lain sehingga Tiffany tidak perlu membawanya.

“Aww such a gentle girlfriend” Tiffany menautkan lengannya pada lengan Taeyeon sebelum memberi gadis itu ciuman di pipinya. Taeyeon tersenyum dengan lucunya dan semakin mencondongkan wajahnya ke wajah Tiffany untuk mendapatkan ciuman lagi di bibirnya.

**

Ladies and gentlemen, mohon kembali ke tempat duduk anda dan pasang sabuk pengaman di tempat duduk anda, kita akan mendarat dalam 10 menit”

Pengumuman terdengar melalui speaker, semua penumpang bangun dari tidur singkat mereka. Tiffany sedang membaca bukunya yang dia beli untuk dibaca di pesawat. Si kecil Taeyeon masih tertidur dengan nyenyak dengan lehernya bersandar pada bahu Tiffany. Kacamata lucu itu masih dia pakai.

“Tae~ bangun, kita akan segera mendarat” Tiffany mengguncang Taeyeon dengan hati-hati dan memberinya kecupan pada keningnya.

“Tae Tae bangun~” Tiffany memanggilnya dengan lembut.

“Unggh~” Taeyeon duduk tegak dengan mata masih tertutup dan meregangkan lengannya ke depan.

Taeyeon dengan lucunya menguap dan meletakan kedua tangannya pada kacamata tanpa lensa itu untuk mengosok matanya sebelum membukanya sepenuhnya.

Bagaimana bisa seseorang bisa terlihat sangat menawan hanya dengan bangun tidur…

Tersenyum melihat kekasihnya menatapnya, Taeyeon menunduk ke depan dan menempatkan bibirnya pada milik Tiffany, memberinya sebuah ciuman singkat namun dalam. Mengecupnya sekali lagi di pipinya, Taeyeon melepaskannya dan berdiri, meregangkan lengan dan tubuhnya.

“Ya tuhan, baru satu jam penerbangan tapi aku sudah pegal semua” gadis brunette memijat punggungnya saat dia duduk kembali, menghadap jendela sebelum membuka penutup keras dari jendela kaca itu.

Tahu apa yang dia harus lakukan, Tiffany tersenyum dan perlahan menempatkan tangannya di atas pundak Taeyeon, dengan ringan menekankan di kedua sisi bahu Taeyeon. otot-otot lelah gadis itu tegang tapi segera rileks karena dia tahu Tiffany yang melakukannya.

“Ahh Fany~” Taeyeon mengerang.

Gadis berambut cokelat itu tersipu pada suara itu tetapi tersenyum begitu mengetahui Taeyeon menyukai pijatannya. Dia kemudian melanjutkannya untuk satu menit sebelum Taeyeon berbalik dan menghentikannya, hanya untuk membiarkan bibir mereka terhubung lagi.

Sayangnya, ciuman bergairah itu tidak bisa berlanjut karena ada seseorang berjalan menuju kamar mandi di belakang mereka yang bisa Tiffany lihat dari pantulan matanya. Tiffany segera mendorong Taeyeon lepas darinya tetapi bibir gadis itu tetap melekat pada bibirnya. Beruntungnya Tiffany mendorong Taeyeon sekali lagi dan Taeyeon akhirnya melepaskannya dan duduk kembali di kursinya dengan senyuman di wajahnya, begitu juga dengan Tiffany.

**

Berjalan dengan gembiranya keluar dari tangga pesawat itu dengan tangan saling bertautan. Tertawa dan menyenggol bahu masing-masing, Tiffany mencubit bahu Taeyeon beberapa kali dalam beberapa saat pervert menggodanya. Mengatakan hal-hal seperti “Bibirmu tampak kesepian, mungkin aku harus menciummu lagi” atau “Aku ingin melihatmu memakai bikini ketika kita berada di pantai” membuat Tiffany semakin merona. Akhirnya Taeyeon menjadi lebih pintar dalam mengatakan hal-hal yang membuatnya bahagia.

**

Setelah mendapatkan koper mereka, Taeyeon memanggil taksi untuk mereka berdua.

“Kita akan pergi ke hotel okay? Aku tidak mau pergi ke rumah umma, tidak nyaman” Taeyeon bertanya, mengusap rambut Tiffany saat kepala gadis itu beristirahat di bahunya sementara dia memiliki lengannya melingkar pada Tiffany.

“Terserah kamu~” Tiffany tersenyum dengan mendongak. Tidak lupa untuk memberikan kecupan singkat di bibir Taeyeon, kemudian dia kembali menatap ke depan untungnya supir itu sedang fokus pada jalanan.

Dia sebenarnya sangat senang dengan tinggal di hotel. Jadi itu bisa jadi hanya mereka berdua, dia sangat merindukan untuk tidur dengan Taeyeon, walaupun mereka sudah menjadi pasangan sekitar dua minggu yang lalu, dia tidak setuju untuk benar-benar pindah  atau tidur dengan Taeyeon. dia tidak ingin terlihat seperti penggali emas atau semacamnya, hanya bertemu satu sama lain selama beberapa hari, berpindah di lain waktu.

Di sisi lain dia khawatir tentang umma Taeyeon. Bagaimana dia akan mengenalkan dirinya? Kekasih Taeyeon? Pastinya tidak. Mungkin sahabatnya atau seseorang yang dekat dengannya. Bagaiman dengan Cola itu? Sampai pada titik ini, satu-satunya informasi yang Taeyeon katakan yang Tiffany tahu tentang Cola itu adalah seorang ‘teman dekat spesial’. Apa maksudnya itu?

**

“Ahhh akhirnya! Aku bisa membaringkan seluruh tubuhku sekarang” Taeyeon menjatuhkan dirinya di tempat tidur.

Hmmm jam 5 pagi. Fany ingin melihat matahari terbit. Lebih baik segera berangkat sekarang

Tidak memberi tahu gadis itu, Taeyeon menggendong gadis itu, bridal style dan meninggalkan kamar.

**

“Wow! Itu sangat indah Tae Tae! Lihat ke sana!” Tiffany menunjuk suatu tempat pada ujung awan itu dengan jari telunjuknya.

Berdiri di atas pasir dingin dengan Taeyeon memeluknya dari belakang, rasanya begitu baik, dia bahkan bertelanjang kaki juga! mereka berdua. Rasanya begitu nyaman, santai. matahari akan naik sedikit demi sedikit, langit gelap itu memudar perlahan-lahan, rasanya sangat menyegarkan untuk mereka. Setelah perjalanan semalaman, pergi pada tengah malam hanya untuk melihat matahari terbit.

Tiffany menahan lengan Taeyeon yang melingkar di sekitar lehernya, Taeyeon sedang berdiri di sebuah batu, itu membuatnya lebih tinggi dari kekasihnya, sementara Tiffany membenamkan kaki telanjangnya di pasir.

Menoleh kembali, Taeyeon sedikit menunduk, kemudian mengerucutkan bibirnya layaknya anak kecil. Tiffany tertawa pada tingkah menggemaskan Taeyeon, dia mendongak sehingga dia bisa mencapai bibir Taeyeon. Menyentuh. Mereka terhubung lagi. Tangan Taeyeon menahan lembut di pipi Tiffany, sementara lengan Tiffany memeluk di sekeliling lengan gadis brunette itu.

Melakukan apa yang mereka belum pernah lakukan sebelumnya, mencium seseorang di bawah matahari terbit, angin pagi sejuk menerpa tubuh mereka, tetapi ciuman panas itu tengah menghangatkan mereka.

“Aku menyukai bibirmu” Tiffany berkata sambil menarik diri, meninggalkan jejak air liur dari bibirnya ke Taeyeon.

“Bibirmu sangatlah kissable, aku ingin mencium kamu setiap hari~” kata Taeyeon dengan cute-nya saat Tiffany berbalik menatap ke arah pantai.

Taeyeon dengan kekanak-kanakannya melompat ke punggung Tiffany, melingkarkan kedua kaki dan lengannya pada tubuh gadis itu saat ia berteriak gembira layaknya anak kecil.

“Ahh Tae Tae~”

“Woah kamu nggak berat!” ujar Tiffany saat dia mulai berjalan dengan Taeyeon menggantung di punggungnya. Tiffany menggendong Taeyeon ke arah pinggir pantai, hingga kakinya merasakan angin dingin, Tiffany sedikit melompat, membuat tubuh Taeyeon juga ikut melompat.

“Sekarang biarkan aku menggendongmu” Taeyeon turun, kakinya langsung menyentuh dinginnnya air laut.

Woah dingin!

“Tetapi aku sangat berat, aku lebih berat dari kamu~” Tiffany merengut, dia ingin Taeyeon untuk menggendong dia juga tetapi bagaimana jika Taeyeon jatuh karena Tiffany terlalu berat?

“Tidak, aku bisa menggendongmu tanpa ada masalah, itu bukanlah masalah besar” Taeyeon tersenyum dan sedikit membungkuk, memastikan pantatnya tidak menyentuh pasir basah, tetapi cukup rendah supaya Tiffany bisa naik ke punggungnya.

“Waahhh~~” Tiffany berteriak terkejut saat Taeyeon berlari di tepi pantai dengan dirinya berada di punggungnya.

Ah, aku sangat bahagia, terima kasih Tae Tae.

“Ayo jalan-jalan keliling tempat ini, kemudian pergi sarapan,  lalu setelahnya kita kembali ke pantai” ujar Taeyeon saat dia berjalan.

“Tetapi kamu tidak membawa mobil kemari, bagaimana-“

“Aku punya satu di sini” Taeyeon tersenyum saat dia meletakan Tiffany kembali ke bawah.

Setelah menelepon salah satu penjaga rumahnya untuk membawakan mobilnya ke hotel tempat mereka tinggal, Taeyeon dan Tiffany berjalan-jalan sebentar sebelum kembali ke hotel.

Berjalan dari pantai ke pintu masuk hotel bintang lima, mereka bisa melihat sebuah mobil sport dari belakangnya. Taeyeon tersenyum, oh betapa dia sangat merindukan Romeo. Dia tidak sering mengendarai yang ini karena sejak dia memindahkannya dari Seoul kemari untuk kapanpun dia datang kemari jadi dia bisa mengendarainya. Mungkin dia akan membeli satu lagi dan meninggalkannya di Seoul.

“Terima kasih sudah membawanya pagi-pagi~” dia mengeluarkan beberapa bill dan menempatkannnya pada saku mereka.

Tanpa melihat ke dalam, dia mengisyaratkan Tiffany untuk pergi ke sisi lain sementara dia membuka pintu kursi kemudi. Mendudukan dirinya, dia menolehkan wajahnya ke kursi penumpang dan…

“Taetae, kenapa pintunya tidak terbuka?” Tiffany memanggil dari sisi lain.

“COLA!!!” Taeyeon menjerit saat dia melihat seseorang yang duduk di kursi penumpang.

Gadis lain melepaskan kacamatanya dan memeluk Taeyeon segera. Taeyeon dengan senangnya balas memeluknya, dia juga merindukan Cola.

“Taeyeon-ah pintunya tidak bisa di buka?” Tiffany berkata dari luar pintu. Jendelanya hitam jadi dia tidak bisa melihat keluar melalui itu, tetapi dari dalam dia bisa melihat keluar dengan jelas.

Taeyeon mendengar suara Tiffany dan kembali pada kenyataan, tangannya secara acak menekan tombol di pintu penumpang, pada saat yang sama, Tiffany  menarik pintunya dan terbuka.

“Tae?” Taeyeon mendongak dan melihat sepasang mata yang tersakiti menatapnya. Melihat dirinya memeluk seseorang, seseorang memeluknya, Tiffany tidak bisa menerimanya.

Taeyeon segera melepaskan Cola dan membuka pintu, keluar, sementara Cola melangkah keluar juga berdiri di sebelah Tiffany, memindai gadis itu dari bawah hingga ke atas dengan wajah blank.

“Nugu?” tanyanya.

“Fany Fany jangan salah paham. Dia temanku. Jangan nangis okay?” Taeyeon segera memeluk kekasihnya.

Dia adalah teman, dia temannya, temannya Taeyeon. Jangan salah paham. Jangan menangis. Ughh Tiffany! Jangan menangis! Mungkin dia adalah teman spesial yang Taeyeon bilang, Cola.

“Tae Tae.” Tiffany memanggil lembut, Taeyeon menatap wajahnya sebelum mengapit wajahnya dengan kedua telapak tangannya, kemudian menempatkan sebuah ciuman di bibirnya.

“Kenapa Taengoo mencium gadis lain?” Gadis itu memiringkan kepalanya, terlihat penasaran.

“Dia kekasihku. Cola bilang hai pada Tiffany” Taeyeon tersenyum dan menoleh kepada Cola.

“Bukankah Taengoo seharusnya hanya menciumku saja?” Cola bertanya dengan ekspresi blanknya.

Apa? Kenapa kekasihku harus mencium kamu? Kamu gila? Apa kamu tidak dengar jika aku kekasihnya.

“Sampai ketemu di rumah Taengoo. Umma menunggumu. Kamu punya banyak hal untuk di jelaskan” ujar Cola berjalan pergi dengan pengawalnya.

Bagaimana dia tahu aku di sini seawal ini? sebenarnya aku seharusnya datang di sini pada jam 7 malam. Ughh pengawal pasti memberitahunya. Atau dia menunggu di mobilku semalaman? Dia pernah melakukan hal itu sebelumnya, tidak heran, ahhh bagaimana aku akan menjelaskan ini pada Umma… Cola pasti akan bilang jika aku menyuruhnya pergi karena ada Tiffany d isini… tapi Cola kelihatan baik-baik saja, mungkin penyakitnya sudah semakin membaik?

“Jadi itu Cola?”

“Yeah…”

“Dia kelihatannya aneh, aku pikir dia akan jadi sangat cemburu melihat kita ciuman dan pelukan. Dia cuma berdiri disana dengan wajah penasaran…” Tiffany bertanya-tanya.

Karena dia sakit.

“Yeah…” semua yang Taeyeon lakukan hanyalah mengangguk pada apapun yang Tiffany katakan, menggigit bibir bawahnya, wajahnya terlihat khawatir.

“Lupakan itu, ayo pergi” Taeyeon tersenyum dan membuka pintu untuk kekasihnya.

**

“Kenapa Taengo tidak senang melihatku dan tidak menciumku seperti dahulu? Apa itu kekasih? Bisakah aku jadi kekasih Taeyeon juga?” Cola berdiri di belakang  pintu masuk, menatap tatapan mata penuh sayang yang Taeyeon berikan kepada gadis lain itu. Dia memiringkan kepalanya lagi, bertanya-tanya.

To be continued…


Note:

Next chapter ada hal gak sopan buat di baca anak yang mengaku masih ‘polos’ jadi dari pada terkontaminasi yaa gue kunci. Karena itu siapkan hitungan kalian sambil baca ulang chapter ini pelan-pelan dicermati dan dihayati dengan sepenuh hati untuk nyiapin jawaban buat chapter selanjutnya.

Advertisements

Author: 히러니

Your freakin' author @hireonie

35 thoughts on “2 Grand (Chapter 12)

  1. Waduh baklan di gembok lg, yg kmrn aja blm bisa jebol, moga next chap bs kebobol deh. Diiihhh taeny mah hobbynya ciuman😆😆😆 di tmpat umum aja tae napsu bngt ya, apalgi ditmpat2 sepi hehe
    Tuh cola siapanya tae sih?trus cola sakit apa?

  2. Siapasih cola, apa dia kena down sindrom dan yg bergantung ke tae. Aduh riweh

  3. Maaf sebelumnya thor part 11 qo gak ada Ia.. padahal sudah di kasi clue buat mecahin part yg PW bukan loh qo sudah part 12 saja..

  4. Pd dasarny taeyeon gadis mesum dan tiffany gadis yg suka digoda jd yah klo ktemu sngt cocok.. Bnyk kata bibir dan ciuman, hihi dsuruh ngitung itu kah..

  5. Si tae nyium mulu. Cola it skit ap ya?

  6. Ngitung lg yeeee
    Kra” kta” apa lg ni yg dsruh hyung lumayan bca ulang nnti jd nga lupa dgn critanya
    Itu cola skit apa?? Jgn blng dia bklan djdohkan sma tae
    Smga aja mamanya tae nerima fany

  7. Chapter ini edisi ciuman. Soalnya ciuman marak dan tersebar luas dimana mana😂😂😂

  8. Aaah jadi cola itu punya penyakit, hmmm…
    Oke persiapan nih ngitung lagi kitaaa~ semangat thooor lanjutinya! Hehe

  9. Thor chap yh sebelumnya aku blum bisa buka kenapa ya pdhl jawabannya udh bner apa pw nya di ganti lg ….
    Aku suka taeny mesra”an terus tp terlalu kebnyakan ciuman nya ga tau knpa feel nya tuhh ga dpt apa mungkin karakter nya tae yg bgtu kali ya ….
    Yg bener tuh cola atau coala hhe
    Aku hrap dia ga aneh” orang nya aku tkut hub taeny kurang baik klo si cola nya smpe pnya rasa ga suka sma fany

    • Kalo bener pasti bisa ke buka dong, yang lainnya banyak yg bisa kok, kamu kurang jeli aja mungkin.
      Feel nya gak dapet ya hmm emang rada buru2 gue translate yg ini jadi masih terkesan google translate bgt 😭

  10. cola sakit apa tu ampe kya ank polos gt?
    duh bnyak bgt ciuman’a kya spesial edisi ciuman bgt ni mah haha
    jiah bakal puter otak g nih buat selanjuat’a krna digembok

  11. Kiss muluh yaa~ Kiss kiss bertebaran dimana mana~ omoo

    Aigooo kemaren baru di marahin, mau dimarahin lagi thor di pw pw teruss iiihhh..

    Btw song di chap11 itu beneran ada di dunia nyata thor?
    Hahaha tuh lagu2 byun penyanyinya siapa sih kalo boleh tau?

  12. Ohh noo yg kmren aja blum
    tmbuss .. aahh .. ((
    taeny emng jjangg kissuuee mulu everywhere ….
    _Thank you .

  13. Ouhh.. Di kunci lagi ya thor, demen bgt ngunci pintu hehe
    Semoga bisa jebol kya kmren wlpun yg kmren nyoba 4 x baru bisa jebol 😂😂😂

  14. Nah itu sapa coca cola, tmn spesial tae mksd nya apaan, tae blg cola udh sembuh, apa cola sakit ?

  15. siap2 dah kita ngitung lagi hehe 😁

  16. taeny tiada hari tampa kiss di tempat umum pun mereka lakukan
    siapa tuh cola bikin tippany cumbukur aja

  17. Siapin kertas ama bolpoin!!! mana bolpoin w!!!

  18. dasar pasangan mesum yg tidak tau tempat untuk berciuman . kekekeke . semngat untukmu thor . ditunggu untuk selnjutnya smg bisa pecahin ps . wkwkwk

  19. Itu cola sakit apa?
    Itu taeny kiss kiss mulh yeaa
    Nanti ibu nya taeyeon setuju ga ya mereka pacaran
    Yeah nanti taeny ada nc kan thor

  20. Huaaaa, long time no see your ff 😝😝😝
    Skrg agak bagusan nih transletannya 😁😁😁
    Ane sih gak masalah klw next chap mau digembok. Yg penting pw nya gak bejelimet aja dah, hehehe

  21. Kak otak ku udh gk polos lagi😂😂😂
    Otakku dah ternodai sejak dahulu kala..😂

  22. aigoo di mana² taeny mah selalu kiss
    bibir s fany bener² udah terdoii
    byun taeyeon mode on muluu
    siapaa sih cola itu

  23. Cola ini sebenernya sakit apa.. punya masalah mental kah.. 🤔🤔

  24. Wow gembok
    Wkakaakaa
    Tuh coca cola siapa dah
    😂😂😂
    Taeny kissue mlu ngakak
    Wkwkwksk
    Duh taeny jgn ad badai dah
    Wkwkwkkww
    Lanjut

  25. Ngebayangin moment taeny pas di pantai itu bikin melting euyyy. Sweet parahh. Makin hari makin manis aja, bikin yg baca ikutan mupeng apalagi yg jomblo kek gue wkwkw
    Taeny sehari bisa sampe 50 kali, kali yaa kisseu nya😂 Cola siapa dahh, kena penyakit apa doi kok kayanya anehh

  26. Aku gak dpt password 2 grand yg chapter 10…😭😭😭
    Cola itu siapa ny tae…???

  27. Thor clue chap 13 apa yah aku udah cba yg kya chap 11 tp slah mulu_- , mhon pencerahannya

  28. nggak papa thor, aku udah cukup umur untuk melihat hal hal dewasa .. hehe
    duh itu sapa sih cola?? dan dia sakit? sakit apa?

  29. Pas bacanya udah siap kertas sama pensil … cola sakit??? Masih misteri… *PanggilHyo

  30. Tiffany sangat cemburuan belim apa-apa udah mau cemburu syukur taeyeon pintar dan sabar ,kalo tak mungkin bisa perang kedua.. Siapa cola adek atau teman dan kenapa dia bisa sakit ? Fav gue pas di pantai sweet nya ndahh

  31. Wah disini taeny udah makin so sweet aja wkwkwk..bahagianya.
    Jadi cola itu sakit? Pantes ko dia msh polos dan ga ngerti apa2…
    Jadi thor, cara buka chapter slanjutnya sama yg kaya kmren??

  32. Mian thor.. Kata panggilan kaya “taetae, taenggo, fanyah” itu ikut dihitung gak thor??

  33. makin menarik dan seru
    taeyeon lucu ya kalau ngebayangin pake kacamata gitu, apalagi tingkah dia baru bangun tidur jadi keingin waktu tts on style 😀
    moment sweet taeny bertebaran 😆 manis banget sih mereka
    wah apa bakal ada konflik muncul?
    siapa yang jadi cola itu? bakal seru kayaknya, tapi jadi kasian liat cola yang polos gitu

Comment Please...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s