rara0894

All about TaeTiSeo and GG

 2 Grand (Chapter 10)

38 Comments

Author : XoloveTaeyeon

Cast : Kim Taeyeon-Tiffany Hwang

Original Link : Here!

CHAPTER 10 : TAEYEON’S CHEATING?

“Okay, okay, unnie akan mendapatkan susu berhenti menangis…” Taeyeon menghela napasnya saat dia menunggu susu formulanya untuk siap.

Setelah dia memberikan botol susunya, dia menempatkan bagian dotnya ke mulut balita itu dan dia menghisapnya segera. Taeyeon menghembuskan napasnya lega dan menyandarkan punggungnya ke sofa, menutup matanya.

“Hey! Perhatikan, Jangan menggerakan tanganmu, kamu membuat susunya keluar dari mulutnya, dasar mesum!?” gadis di sampingnnya berteriak ketika Taeyeon tidak sengaja menarik botolnya sedikit dan tumpah ke pipi kanan bayi laki-laki itu.

“Apa. Aku aku menyentuhmu? Kamu memanggilku mesum?! Huh?! Memanggilku mesum?!” Taeyeon menyergap gadis itu dengan kedua tangan menggelitiki kedua sisi gadis itu di bagian perut bawahnya. Wajahnya berjarak beberapa inci dari gadis itu, hidungnya bersentuhan dengan milik gadis itu.

“Yah Taeyeon! Pervert, lepas!! Yahhhahaha stop!” suara husky berteriak di antara tawanya saat dia memukul bahu taeyeon lemah, mungkin karena tertawa terlalu keras membuatnya jadi lemah.

Tidak menuruti dia, Taeyeon menyelipkan kedua lengannya di bawah punggung gadis berambut cokelat itu dan mengangkatnya. Sebelum kepala gadis itu jatuh kembali, secara natural ia melingkarkan kedua lengannya di leher Taeyeon sambil kakinya memeluk pada pinggang rampingnya.

“Hentikan pervert.” Dia berkata dan menyandarkan kepalanya lebih dalam ke pundak Taeyeon saat Taeyeon bermain-main menggigiti sisi kiri lehernya.

“Oh, lihat betapa kamu menyukainya, Kamu benar-benar ingin aku berhenti? Fany-ah?” Taeyeon menggigit pelan pada kulit putih, lezat, leher Tiffany dan merasa rambutnya sedikit ditarik oleh tangan Tiffany, Taeyeon yakin 100% bahwa Tiffany menikmatinya.

“Tae- bayinya. Di mana kamu meletakkan bayinya?! Dia sedang meminum susunya, idiot! Kamu seharusnya menggendongnya!” Tiffany melompat dari pelukan Taeyeon dan melihat sekeliling lantai, lalu melihat bayi itu berbaring di sofa memegang botol susu dengan kedua tangannya dan dengan kaki yang menyangga bagian bawah botolnya. Dia menghela napas lega mengetahui bahwa bayi itu baik-baik saja karena ‘seseorang’ baru saja mengabaikannya membiarkan dia memberi makan dirinya sendiri.

“Dia bisa makan sendiri Fany, dia sudah berumur dua setengah tahun.” Gadis brunette itu mengatakannya dengan nada membosankan dan mendudukkan dirinya di sofa.

“Tanteku seharusnya menyewa babysitter jika dia ingin pergi ke kasino tanpa membawa anaknya, gosh kenapa aku?… dan ini dia mendengarkan suara tangisan bayi semalaman…” Taeyeon mendesah lagi dan berbaring di atas pangkuan Tiffany.

Tiffany hanya tersenyum pada Taeyeon, kerepotan karena menjaga sepupunya dari jam delapan pagi hingga sekarang. Melihat Taeyeon, ia bertanya-tanya bagaimana hari-hari sebelumnya telah mereka lewati dengan saling mengabaikan satu sama lain dan lihat di mana mereka sekarang, bersama-sama di tempat Taeyeon, berpelukan, kerepotan dengan susu formula, membersihkan kekacauan yang disebabkan oleh bayi ini di seluruh rumah.

“Tae, aku harus bekerja  satu jam lagi.”

Tidak bergeming satu incipun, gadis brunette itu tetap masih dalam posisinya, namun memegang salah satu tangan Tiffany dan mencium punggung tangan gadis itu, lalu menautkannya dengan tangannya dan menempatkannya di dadanya.

“Tae ~” Tiffany merengek, menunggu respon.

Dia membutuhkan gadis brunette itu untuk mengantarnya bekerja, tapi bayi itu di sana, yang membuat itu jadi mustahil. Karena sejak hari saat mereka memiliki percakapan mereka di atas bukit, Taeyeon selalu pergi ke klub pada saat yang sama dengan Tiffany, menjaga waitress itu untuk tetap di sisinya sepanjang waktu, tidak membiarkan dia memberikan layanan kepada siapa pun kecuali dirinya. Sudah seminggu sejak hari di rumah sakit. Tiffany selalu berada di sisi Taeyeon, kecuali ketika mereka harus berpisah untuk kembali pulang. Pergi ke berbagai tempat dengan Taeyeon setelah kuliah tidak pernah jadi begitu menyenangan dan segembira ini setelah dia dan si pervert bersama.

Berbicara tentang ‘bersama’. Taeyeon masih belum mengakui cintanya pada Tiffany, ataupun apakah dia meminta Tiffany untuk menjadi kekasihnya. Mereka hanya bertingkah layaknya seorang pasangan, tanpa mengetahui bahwa mereka sebenarnya bukanlah seperti itu. Tapi Tiffany senang, jadi dia tidak peduli jika Taeyeon akan mengajaknya keluar atau tidak, ketika dia sudah diperlakukan layaknya kekasih Taeyeon. Diakui oleh banyak orang di klub, tidak ada satupun yang mengacaukan mereka, Taeyeon telah memberi manager jelek itu banyak uang, setidaknya agar dia berhenti mengganggu Tiffany selama beberapa bulan. Taeyeon bahkan telah memberitahu Tiffany untuk berhenti dari pekerjaannya yang  sekarang, Taeyeon bisa membantu keuangannya untuk biaya sekolah dan dorm-nya, tapi sayang, kontrak yang dia tanda tangani dengan klub berlangsung selama setengah tahun, sebelum ia bisa meninggalkan pekerjaan itu. Jadi mereka hanya harus menerimanya hingga kontrak itu berakhir.

“Cukup bolos kerja untuk hari ini, sialan, mengapa kamu mempermasalahkan ini?” Taeyeon mengatakannya kesal dengan masih menutup mata. Tangannya masih memegang tangan Tiffany sampai gadis lain mendorongnya dengan marah.

“Ada apa?” Taeyeon bertanya ketika dia merasa kepalanya di dorong dan Tiffany berdiri dan pergi untuk menggendong Sehun, sepupunya.

“Hei-ah ada apa?” Taeyeon berbicara lebih lembut dan manis untuk Tiffany, mengetahui gadis lain akan merespon keimutannya.

“Berapa kali aku harus memberi tahumu berhenti menggunakan kata kasar dalam percakapan kita huh??” Tiffany akhirnya menjawab, merasa sedikit geli ketika Taeyeon menggunakan ujung rambutnya untuk terus menusuk bahunya.

“Dan hentikan itu, pervert”

Taeyeon berhenti dan cemberut, memberi Tiffany sebuah ekspresi mulut-bebek. Dia kemudian membungkuk dan memeluk gadis itu dari belakang, membenamkan wajahnya di lekuk leher Tiffany.

“Mari kita pergi ke klub kalau begitu, baby.” Taeyeon mengangkat wajahnya dan mengecup di bibir Tiffany, dan tersenyum menawan.

“Bagaimana dengan Sehun?”

“Kita akan membawanya.”

“Apa?! Kau gila? Bagaimana bisa kamu membawa bayi ke klub? Aku ingin sekali memukul kepalamu, dasar Taeyeon idiot.” Tiffany berbalik dan mengetuk dahi Taeyeon dengan buku jarinya ringan, tetapi itu menyadarkannya dia tidak seharusnya melakukan itu karena sekarang dia langsung diserang dan diapit oleh seorang mesum dan membuatnya harus melepaskan Sehun.

“Mmfffm!” Tiffany memberontak ketika bibirnya ditekan dan dihisap kuat oleh pervert-nya, lengannya dengan kasar di jepit juga.

“Take this you sexy ass, for hitting me.” Taeyeon dan Tiffany berjuang satu sama lain karena mereka berguling-guling di satu sama lain di lantai, mengabaikan Sehun menatap mereka kosong dengan dot di mulutnya. Anak itu jadi agak diam.

Pervert! Sehun menatap kita” Tiffany tertawa sambil berteriak ketika perutnya diserang lagi dengan gelitikan.

“Hei-ah! Hentikan!” Tiffany tidak bisa berhenti tertawa saat Taeyeon mengigit dan mengisap lehernya, meninggalkan tanda kemerahan di mana-mana.

20 menit. Kemudian.

“Tolong bantu kami, aku akan membayarmu mahal, oke?” ujar Taeyeon pada Taecyeon.

Mereka berada di dorm Tiffany, baru 5 menit yang lalu ketika mereka mulai pergi keluar dan memutuskan untuk membawa Sehun ke teman Tiffany sehingga mereka bisa menjaga Sehun untuk mereka. Terima kasih pada Si Jenius Taeyeon yang memikirkan ide ini.

Taecyeon dan dua gadis lain tampak prihatin dan mata mereka menatap lurus pada Sehun kecil yang lucu mengunyah camilannya. Sementara Taeyeon bahkan tidak peduli setelah bertanya, dia hanya duduk di tempat tidur Tiffany dan menarik gadis itu duduk di atasnya, menempatkan dia di pangkuannya.

“Mari kita make out sambil menunggu mereka berpikir.” Taeyeon berbisik Tiffany dan mendapatkan pukulan di kepalanya.

Are you serious? Kau benar-benar pervert idiot. Ughh.” Tiffany berbalik dan menjepit wajah Taeyeon di kedua tangannya. Kemudian menekan dan mencubitnya keras.

“Owwwww-ah. Gosh, aku bercanda. Penyihir Fany.” Dia menggumamkan kata terakhir yang mana semakin membuat Tiffany makin marah saat mulutnya terbuka dan matanya melebar tidak percaya.

“Maaf, maaf aku mencintaimu! Aku hanya bercanda sayang.” Taeyeon tahu betul bahwa dia tidak seharusnya membuat Tiffany berubah menjadi HellFany jadi dia mengecup  wajah gadis itu, meminta maaf.

“Jadi. Berapa banyak kamu akan membayar kami? kau tahu aku harus mendapatkan Mac make-up pack yang baru dan Jessi membutuhkan tas baru, bra Yuri juga dicuri di ruang cuci.” Taecyeon menyilangkan kaki dan lengannya saat ia mengeluarkan kontraknya.

“Aigoo, itu bukan masalah besar. Tapi apa hal seperti itu benar-benar terjadi di sini? Bra Yuri dicuri?” Taeyeon berhenti menciumi Tiffany saat gadis lainnya berpaling ke depan dan biarkan Taeyeon menyandarkan dagunya di bahunya.

“Ahem, sudahlah. pergilah kalian berdua, kami akan menjaga Sehun untuk kalian, pulanglah sebelum tengah malam. Dan jangan lupa untuk membayar kami.” Yuri mendehem malu-malu dan mendorong pasangan itu keluar dari kamar mereka. Dan menerima kedipan mata dari Taeyeon sebelum mereka berdua menghilang.

**

Taeyeon melompat di sisi kursi pengemudi Ferrari kuning  458 nya layaknya seorang germo sementara Tiffany perlahan berjalan ke sisi lain dan membuka pintu dengan cara feminin yang membuat Taeyeon tertawa pada hal itu.

“Bertingkahlah layaknya perempuan, bisa?”

“Hei-ah Aku perempuan! Maksudku, aku bertingkah seperti seorang perempuan okay? Kamulah yang terlalu girly itulah sebabnya.” Taeyeon Merong padanya.

“Jadi bisa kita make out sekarang?” Taeyeon bertanya dalam kegembiraan mengharapkan jawabannya. Siapa yang bisa menyalahkannya ketika hari mereka benar-benar hancur karena sepupunya, kemudian sekarang mereka bebas selama beberapa jam, dia harus mengambil kesempatan ini dan bisa bermesraan dengan Tiffany lagi. Karena dia akan pergi untuk sementara waktu setelah malam ini. Tapi ia takut untuk memberitahu Tiffany, karena mereka baru saja mulai ‘kencan’ sekitar kurang dari dua minggu atau lebih.

“Pervert, just drive

Tidak puas dengan jawaban Tiffany, Taeyeon membungkuk dan menarik dagu Tiffany terhadap dirinya, lalu mulai memberikan bibir itu ciuman-ciuman basah.

“Mhmm.” Tiffany mendesah dalam ciuman Taeyeon dan melingkarkan lengannya di leher gadis brunette ini.

Taeyeon mengecup di bibir berulang kali, mengetahui Tiffany menyukainya, dia kemudian mengisap bibir bawah, sedikit itu, kemudian mengigitya dengan giginya, ia memasukan lidahnya dan menjilat rasa strawberry pada bibir lezat gadis itu. Tiffany tersenyum dan membuka mulutnya, membiarkan lidahnya dipijat oleh milik Taeyeon.

5 menit. Kemudian.

“Soooooo good!” Taeyeon memberi kecupan terakhir di bibir Tiffany dan duduk kembali di kursinya, menautkan jari-jarinya dengan Tiffany, lalu mulai mengemudi.

Klub.

“Apa? Aku tidak mendengarmu. Biarkan aku pergi ke luar dulu Kolri-ah.”

Taeyeon berdiri, tapi sebelum ia bisa mengambil langkah maju, Tiffany menarik bajunya membuatnya menoleh.

“Kemana kamu pergi?” Tiffany bertanya penasaran dengan menaikan kedua alisnya.

“Seseorang meneleponku, aku tidak bisa mendengar apa-apa di sini. Aku akan pergi keluar untuk berbicara sebentar. Aku akan segera kembali.” Taeyeon berkata keras dan memberi Tiffany kecupan di bibirnya sebelum berjalan pergi ke pintu keluar yang berada di dekat tempatnya.

Taeyeon berbicara dalam telepon dengan seseorang itu sudah cukup lama, aku bertanya-tanya siapa dia itu? aku harus pergi memastikannya, lagipula dia kekasihku kan. iya kan?

Setuju dengan dirinya sendiri Tiffany mengikuti langkah-langkah dari Taeyeon ke pintu keluar. Dia membuka pintu tanpa suara, dan melihat Taeyeon berdiri di tepi balkon, tersenyum cerah saat ia mendengarkan orang lain berbicara.

“Hmm, aku baik-baik saja … Ahh itu, aku meminum semuanya bulan lalu. Itu sangat enak, kamu harus membuat lebih banyak! Taengoo akan minum semua untukmu, hehe.”

Siapa yang dia bicarakan? … Cih, tersenyum bahagia ya? Aku akan memberikanmu pukulan ketika kamu masuk nanti.

“Ya, umma sudah membeli tiket, jika aku tidak pergi, dia akan mengambil kartu kreditku, tidak ada uang berarti tidak ada kebebasan, ingat waktu itu? Hahahaha. Terima kepada kamu karena sudah menyelamatkanku waktu itu, aigoo.”

 Waktu Apa?! Apakah dia lupa jika aku menunggunya, ughhh idiot ini.

“Ya ya nyonya aku akan datang besok, tapi jangan melompat padaku okay? Aku ingat tahun lalu… Aigoo, kamu hampir membuatku sesak napas dengan pelukanmu Cola!”

Apa?! siapa yang memeluk my pervert?!

Sedikit yang Taeyeon tahu, Tiffany berdiri di belakang punggungnya pada saat itu, tangannya mengepal erat. Dia jelas-jelas cemburu.

“Oke~ Pergilah tidur Babo-yah. Hmmm. Arasseo. Hmmm. Aku juga mencintaimu baby~ Tunggu yah, apakah umma memberikan bikini yang aku kirim?”

APA?! Kim Taeyeon kamu brengsek! Kamu selingkuh dariku ketika kita baru saja mulai? Dan gadis itu bahkan sudah mengenal ibumu juga? Dan aku tidak?

“Haha tidak masalah, setelan pink sangat cocok denganmu. Baiklah aku harus pergi. Selamat malam~” Taeyeon tersenyum dan meletakkan telepon di sakunya, sebelum ia sepenuhnya bisa membalikkan tubuhnya ke arah pintu, dia mendapat tamparan keras di pipinya hingga jatuh ke lantai.

“T-Tiffanyy …”

To be Continued…

Advertisements

Author: 히러니

Your freakin' author @hireonie

38 thoughts on “ 2 Grand (Chapter 10)

  1. Si pervert emg tingkt dewa maslh begtuan.
    Siapa itu cola?

  2. Atit tu pasti d tampar sama fany.. Hadeh Tae bntar bntar make out bntar bntar make out.. Tp fany Mao jg yak.. BH ny Yuri Aqooooh yg ambil buat jimat.. Behahahha

  3. Ayoh lu pervert, di tampar lagi. Wkwkwk. Tae mau kmn sbnernya.
    Seobaby udah berubah jadi seolady

  4. Sipp partai ini keren abis Tiffany salah paham sama tae….Wow. . 5 menit mereka kiss ….Inget nafas taeny. . . 😆

  5. Hahhaha😃😂 mrk bersatu euy.. sumpah byun bwgd tae😆😆
    Ia tuhan baby nampar nya kekencengan liat Tae ampe jatuh gitu

  6. Eh itu siapa yg tlp tae bis mesra bgt, tuh kan fany jd cemburu, mg aja cuma slh paham

  7. Pervert tingkat dewa nih taeyeon 😒😒😒

  8. Tiffany cemburu langsung hajar ajah.. untung TY di apain ajah pasrah asal dapet jatah 😂😂

  9. Gila taeyeon byun banget padahal ada keponakan nya masih aja make out sama kasian tuh sehun jadi ngak suci lagi matanya 😂😂😂 dan pany cemburuan banget yang satu byun yang satu cemburuan lengkap lah sudah hidup mereka

  10. taeng bicara ama siapa, mampus lu taeng di tampar pany kecumburuan pany telah bertindak

  11. Uhh pasti sakit banget tuh tamparanya pany😱..sampai” taeyeon jadi tiduran di lantai😂😂😂#HellfanymodeON,tapi untung tuh bibirnya ga sampai robek😅😅🔫
    Yang telponan ama tae itu pasti kalau bukan kakaknya dia, yah adiknya??😂😂😂✌️

  12. Wkwkwk our seobaby 😀

  13. Wkakakakak di tampar lgi
    Bru jg enak tae
    Wkakakakaka
    Tpi ga ykin tae selingkuh
    Pling itu siapa kali ya 😂😂😂😂
    Lnjut

  14. Haduh kena cap tangannya ppany deh taeng, lagian taeng tlpan sm sp sih, pake ngomongin bikini lg trus coca cola tuh sp?
    Emng nih ya taeng bawaannya pgn make out aja, ntr dlu donk, sabar, psti ntr di ksh sm ppany hehe
    Omaigat branya yuri si curi sp wkwk

  15. Bra yuri dicuri wkwkwk 😂😂
    Tae dikit2 make out aigoo 😂😂

  16. Aduhhhh bner” ya tae ga bisa nahan hormon nya klo sma fany, ga kebayang klo mereka smpe nikah ..
    Kyanya fany slh paham dehh smoga aja ..

  17. gue ngakak ps scene, bra nya yuri di curi di ruang cuci😂😂😂
    settdah… si taeyeon mkin pervert aja..
    bikin gue makin cayang(?) *dih

  18. Hahahaha, lu tega banget sih thor…
    Udh kayak gt usaha seohyun, masih lu bilang kiyowo..
    Puji dikit napa, hahaha

  19. Ga mungkin taeyeon selingkuh. Mungkin keluarganya. Adiknya mungkin

  20. Hahaha itu taeyeon kena tampar gimana rasanya? Manis?
    Nanti baikan kan? Ga langsung bilang putuskan tipani nya?
    Itu taeyeon ngurus bayi gimana hahahah

  21. Wkwkwkwk siapakah coca cola itu? Suka ih kalo taeyeon udah muncul byun nya. Jadi pengen make out sama taeyeon *ehh😂😂😂

  22. Wahhh psti fany salah paham nii
    Kira” siapa ya yg dtlfon tae , adiknya kah??atau siapa hmm
    Dtnggu next chapnya thot

  23. Pervet sekali dirimu tae…😁😁hahaha..pany cemburu buta.kuat amat nampar tae.sampek terkapar taenya..
    Tpi hubungan mereka lucu.gadak romantisnya.yg ada malah maki”an…😂😂😂😂

  24. Duhh pany kejam amat sampe” tampar tae segitunya, pasti sakit banget tuh. feeling gua yang ditelpon itu adiknya deh

  25. Byun tingkat akut, aigo mengapa tiffany menyukai si pervert itu..rasanya itu kim kasian untuk tidak ditampar sampai pingsan😂 tiffany pecemburu yg sudah diatas kadar rata-rata

  26. Si tae seneng bgt bkin fany tuh marah krna tingkah nya, udah tau klo cemburu nyeremin ehh dbkin hellfany mulu kekeke..

    Itu si sehun kasian amat yak 😂😂

  27. Taeyeon melompat di sisi kursi pengemudi Ferrari kuning  458 nya layaknya seorang germo sementara Tiffany perlahan berjalan ke sisi lain dan membuka pintu dengan cara feminin yang membuat Taeyeon tertawa pada hal itu.
    (Bisa bayangin betapa lucunya perbedaan ini hahaha. Pink adalah feminim, blue adalah maskulin.. TaeNy)

    Hallo hallo, i’m back thor..
    Kerjaan pada numpuk mau akhir bulan. Jadi telat baca. Mianhae!
    Sampe belum sempet baca juga ff yg author saranin kemaren2

  28. Woahhh baru aja manis2an karna ngerasain bibir satu sama lain eh udh dapet tamparan aja si akang taengoo. Duhh salahpaham ini mah kayanya, bisa aja itu adek nya atau sepupunya taeyeon kan. Tenang aja tiff, taeng gabakal selingkuh (kayanya haha). Jangan putus dulu lahh baru juga mulai masa udh mau berakhir😢

  29. aigooo enaknya s tae maen kecup² ….
    tae bicara sama siapa? sama yoona kayanya..
    kasian tae di tampar fany sampe sengitunya wkwkwkw

  30. haahahhaaaa….. tiffany cemburu? jngn2 itu adex na taeyeon…. maen pukul ja si fany…..

  31. ouch . taeng yg ditampar sy yg mrsa skt ^_^.) . cemburunya pany serem . hahaha . jgn lma’ updatenya smkin seru crta mereka brdua mau tau jg siapa cola ?? . gomawo

  32. Thorr kok diprotec chap 11nya??
    Aku udah email kmu 2 kali
    Bls ya thorr

  33. Thor cra dapatin pw part 11 gmna ya???

  34. HAHAH kenapa tiffany ringan tangan sekali sih! Hahahaha

  35. Maaf thor baru komen… suka banget sama cerita ini… fany cemburu hellfany ModeOn 😣

  36. Midget telfon mesra amat … kan merah dipipimu nak … hahaha XD

  37. Cemburu cemburu…
    Salah paham kan ini? Tae gk selingkuh kn?

Comment Please...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s