rara0894

All about TaeTiSeo and GG

2 Grand (Chapter 3)

53 Comments

Author : XoloveTaeyeon

Cast : Kim Taeyeon-Tiffany Hwang

Original Link : Here!

CHAPTER 3 : UH OH

“Ugh, wajah cantik, tapi benar-benar pervert… these rich kids” dia bergumam sambil duduk di halte bus, itu hampir jam 11, jadi hanya ada dirinya duduk di sana.

Aku memukulnya terlalu banyak, dan aku bahkan meninggalkan pekerjaan 1 jam lebih awal, apakah manajer akan memecatku? Omo! Tidak tidak aku butuh pekerjaan ini! oh my god fany-ah bodoh saangat boddooh

Saat dia memukul kepalanya sendiri dengan kepalan tangannya, sebuah mobil sampai di depan halte bus. Di dalam mobil seseorang tertawa terbahak-bahak saat melihat gadis-yg-terlihat-ceroboh memukul dirinya sendiri.

Hmm, jadi dia merasa bersalah. Bagus.

Gadis itu membuka pintunya dan pergi keluar, bersandar ke depan kap mobilnya dan menaruh sikunya di sana. Dia berteriak.

“Hey! Mau tumpangan?” dia tersenyum ketika gadis berambut coklat itu mendongak ke arahnya dan terkesiap, lalu berpaling, menutupi wajahnya dengan tangannya.

 “Tidak perlu sembunyi, aku sudah lihat wajahmu, lil girl” dia pergi ke sisi penumpang dan membuka pintunya.

“Masuk”

“Tidak” Tiffany akhirnya berhenti menutupi mukanya dan memalingkan wajahnya.

Tanpa menunggu untuk “Tidak” yang lain dari Tiffany, gadis brunette itu berjalan ke Tiffany dan meraih pergelangan tangannya, tapi ketika dia mencoba untuk  menarik gadis itu, Tiffany mendorongnya menjauh membuatnya mendarat di kursi sebelah Tiffany.

“Masuk saja, aku akan mengantarmu pulang. Tidak ke hotel, aku janji” dia menyandarkan kepalanya ke pundak tiffany dan mengecup pipi gadis itu, meninggalkan dia terkejut.

“Yah! Berapa banyak kamu menciumku hari ini?! berhenti menyentuhku, pervert!” Tiffany menoleh, dia menghadap persis 1 inci dari Taeyeon. matanya melebar sebesar dua buah kelereng dan ketika hendak mundur, gadis brunette dengan cepat memegang tengkuknya dan menekan bibirnya di bibir Tiffany.

“Yah! Taeyeon pervert! apa yang coba kamu lakukan ughh‼” dia mendorong Taeyeon keras dan membuatnya jatuh di bangku kosong di sebelahnya.

“Apakah kamu baru saja memanggil namaku? Cute” Taeyeon tersenyum lebar  seperti orang bodoh dan duduk tegak dengan cepat, tapi kemudian mencoba untuk berakting kesakitan dan membiarkan kepalanya jatuh ke pangkuan tiffany

“Kepalaku membentur bangku barusan. Tepat di bagian yang luka” Taeyeon mengatakannya dengan wajah tanpa emosi.

“Aku tidak peduli. Sekarang lepas sebelum aku memberikan perban lain di sisi kepalamu”

“Ohh benarkah? Kamu lupa tentang perjanjian 2 grand begitu cepat? Ayo, aku menantangmu. Pukul aku. Dan lihat nanti apa yang terjadi”

“Aku-ughhh. Lepaskan aku! Aku harus pulang, aku harus ke kampus besok”

“Kalau begitu masuk ke mobil dan aku akan membawamu pulang. Gadis keras kepala. Bus tidak akan datang. Kamu ingin tetap di sini dan diperkosa oleh gelandangan-gelandangan jelek?” Tiffany mengabaikan Taeyeon dan mendorongnya, lalu berdiri dan menatap jam dari ponselnya.

Mengapa bus terlambat hari ini?… aku masih memiliki beberapa PR yang harus dikerjakan…

Taeyeon tersenyum dan pergi ke belakang Tiffany, dia memeluknya dari belakang dan mencium bahunya.

Bebe, cukup masuk ke mobilku. Aku berjanji tidak akan melakukan apa-apapun yang  ‘salah’ ” dia mengusap-usap dagunya pada kulit halus Tiffany pada bahunya dan menciumnya.

 Tiffany hanya mengabaikannya. Setelah lima menit berdiri di sana seperti itu, bus akhirnya datang. Tiffany tersenyum begitu cerah dan berlari ke pintu dalam sekejap, meninggalkan Taeyeon berdiri di sana tercengang.

“Baiklah, aku akan bertemu kamu di klub besok. Dan pada saat itu, aku tidak akan berbaik hati padamu” dia menyeringai dan naik ke mobilnya.

Sambil menyetir, dia berpikir bagaimana caranya untuk membuat Tiffany menurut padanya layaknya anak anjing dan tiba-tiba, ponselnya berdering.

“Apa?”

Baabbyyy, kenapa kamu tidak bilang kalau kamu ke klub hari ini? aku sangat marah, aku marah padamu” sebuah suara rengekan terdengar melalui telepon.

“Aku lupa. Kupikir kamu sudah punya umpan baru”

“Tidak, baby. Aku tidak akan meninggalkanmu untuk siapapun, di mana kamu babe datanglah ke tempatku sekarang”

“Aku dengan Tiffany, tapi dia pergi”

“Apa?! Kamu dengan gadis murahan itu lagi? apa kamu tertarik dengannya sekarang? Taeyeon, aku marah padamu”

“Ini sudah lama untukku, saatnya untuk mendapatkan gadis baru dan aku tidak bisa?”

“Aku marah padamu!”

“Terserahlah. Aku tutup telponnya”

-beep beep beep-

Sementara di bus Tiffanny begitu jengkel memikirkan adegannya dengan Taeyeon. Dia tidak tahu kenapa harus dirinya yang jadi gadis yang menarik perhatian Taeyeon. ada banyak sekelompok gadis cantik. Mengapa dia? Merasa begitu sial, dia menjatuhkan pantatnya di atas kursi dan menunggu sampai bus mencapai halte depan gedung dorm-nya. dia berjalan turun dari bus dan bergegas ke dalam gedung.

Semua teman-temannya sudah berada di sana. Yuri mengerjakan PR sambil berbaring di tempat tidurnya dengan dadanya melawan kasur sementara Jessica tidur dengan kepala di pantat Yuri. Taecyeon juga sedang tidur dengan masker wajah bebek di atas mataanya.

“Aku pulang…” Tiffany dengan lelah menyapa dan duduk di tempat tidurnya segera.

“Bagaimana pekerjaanmu? Menyenangkan?” Yuri seperti biasa, memunculkan kepalanya keluar dan melihat ke bawah di tempat tidur Tiffany dengan penuh semangat.

“Ya… aku akan tidur sekarang” dia bahkan tidak melihat Yuri dan menarik selimut di atas kepalnya.

Hari selanjutnya.

Setelah kelas berakhir, itu sudah jam 5. Dia harus menyelesaikan PR-nya sebelum dia bisa pergi bekerja. Kemarin dia tidak bisa menyelesaikan PR-nya dan setengah dari PR-nya mendapat nilai mati. Dia sangat jengkel, dia kemudian memikirkan Taeyeon, dan dan menyalahkan segalanya pada gadis itu karena dia sangat menyebalkan. Tiffany kemudian menelepon teman sekamarnya untuk pergi ke toko roti yang biasa mereka kunjungi untuk mengerjakan PR-nya bersama. Tetapi tidak ada satupun yang mengangkat.

Taecyeon mungkin sedang dengan pacarnya. Jess dan Yuri mungkin sedang pergi kencan bersama. Dia menghela napasnya. Kapan dia bisa mendapat kekasih untuk melakukan hal lovey dovey seperti teman-temannya. Dia memegang buku dan kertas-kertasnya di satu tangan dan tas di lengan lainnya. Berjalan menyebrang jalan. kemudian dari jauh, sebuah Mercedes Benz hitam melaju ke arahnya, bahkan saat lampu merah menyala. Dia mendongak dan mulutnya ternganga, ketika dia berpikir mobil itu akan menabraknya, dia jatuh, menjatuhkan semua barang-barangnya.

Seseorang dari kursi kemudi keluar dan pergi ke arahnya.

“Hey babe. Pergi kerja?” dia tersenyum genit dan menahan pinggang Tiffany dengan lengannya. Gadis berambut coklat akhirnya membuka matanya dan melihat ke tubuhnya. Dia menyentuh dirinya sendiri, menepuk-nepuk kedua lengannya.

“Huh, aku tidak ketabrak?” dia bicara pada dirinya sendiri.

“Kenapa juga aku melakukan itu? aku melihatmu menyebrang dari jauh dan aku harus memotong jalur jadi aku bisa mengejarmu” Taeyeon tersenyum dan memungut buku untuk Tiffany sedangkan gadis yang lain masih kebingungan.

Kemudian dia melihat ke gadis yang sedang memunguti barang-barangnya, dia akhirnya mengenali siapa orang itu dan menutup mulut dengan tangannya, tangannya yang satunya menunjuk Taeyeon dengan shock.

“Yah itu kamu” ujar Tiffany, dia masih duduk di tanah sementara Taeyeon  memungut semuanya dan menaruhnya ke kursi penumpang mobilnya. Semua orang menatap mereka. Sementara mobil dari belakang terus membunyikan klakson mereka marah.

Dan seperti itu, Taeyeon mengemudikan mobilnya mungkin ke arah klub.

“Kemana kamu akan mengantarku?” Tiffany bertanya, dia meletakan tangannya di atas bukunya dan tas yang dia pegang di pahanya.

“Pergi ke Young Girls, bukankah kamu mau pergi bekerja?” Taeyeon memandang Tiffany sekilas kemudian kembali fokus ke jalan.

“Tidak, ini masih terlalu awal. Tolong turunkan aku ke halte bus di sana” dia menunjuk ke tempat jauuh ke depan.

Taeyeon tertawa ringan dan melaju lurus, ketika halte bus di depan mata, dia tidak berhenti dan melaju melewati itu.

“Yah. Berhenti sekerang! Mau pukulan lain di kedua pipimu?” Tiffany menoleh ke arah Taeyeon dan melotot ke arahnya.

Taeyeon hanya bersiul dan bertingkah seakan dia tidak mendengar apapun dan mengistirahatkan sikunya di pintu, kemudian menekan beberapa tombol dan secara otomatis, atap mulai terbuka, membiarkan angin menyerbu masuk ke dalam dan meniup rambut mereka. Taeyeon menurunkan jendela juga, dia menyalakan musik black rap-nya keras.

“Cukup duduk di situ, aku akan mengantarmu berkeliling kota, kemudian makan malam” Taeyeon tersenyum dan mengeluarkan Black Rayban-nya dan memakainya.

“Oh kamu perlu kacamata? Karena anginnya agak kencang hari ini. debu mungkin masuk ke matamu” Taeyeon bertanya dan menepi, kemudian mengeluarkan mengambil kacamata dan meletakannya di kepalanya.

“Hal terbaik yang bisa kamu lakukan untukku adalah biarkan aku keluar dari mobilmu. Aku akan saaangat berterimakasih”

Naaaw, tidak akan membiarkan Tiffany pergi” Taeyeon melihat kearah Tifffany dengan wajah menggoda dan menggelengkan kepalanya.

“Apa pukulanku terasa nikmat atau semacam… tidak sakit sama sekali? kamu mau lagi? kenapa kamu terus menempel padaku? apa karena uang, aku sedang mencoba mendapatkannya dan membayarnya padamu sesegera mungkin, jadi tolong, tinggalkan aku sendiri” Tiffany berteriak sambil memberikan tatapan penuh amarah padanya.

“Itu selalu terasa nikmat saat kamu menyentuhku” Taeyeon tersenyum seperti seorang player dan balas menatap Tiffany.

“Jika kamu tidak membiarkanku turun, yang aku tau kamu tidak mau. Cukup… antar aku ke Young Girls” Tiffany mendesah dan bersandar di kursi. Menutup matanya.

“Baiklah kalau begitu” Taeyeon tersenyum dan menyalakan mesin.

Tapi sebelum dia melaju, dia berteriak.

Oh my god!” dia menjerit dan matanya melebar menatap toko di sisi kanannya, yang berada di sisi Tiffany. Tiffany ketakutan dan melompat, lalu melihat ke arah Taeyeon tiba-tiba, dia merasa sepasang bibir mengecup pipinya.

“Hehe”

Tiffany menyadari bahwa itu adalah tipuan si badass, dia memelototi Taeyeon, yang tersenyum di wajahnya. Itu adalah perjalanan singkat, Tiffany hanya marah sepanjang waktu sedangkan Taeyeon hanya mengangguk-anggukkan kepalanya karena musik.

Akhirnya setelah 20 menit mereka tiba di klub dan Tiffany pergi tanpa mengucapkan sepatah katapun. Taeyeon hanya tertawa dan memperhatikan punggung seksinya dan melaju pergi.

Tiffany mulai bekerja sejak jam 8, untungnya kali ini dia sudah menyelesaikan semua PR-nya. Dia berdiri di tempat yang sama seperti kemarin. menonton orang-orang minum, dan bosan seperti biasa. Taeyeon bahkan tidak ada di sana. Dia pikir Taeyeon telah mengikutinya ke dalam ketika mereka tiba barusan tapi dia meninggalkannya. Tiffany tidak tahu apakah dia setuju untuk meninggalkannya sendiri atau tidak. Tapi dia merasa lega.

Si pendek itu tidak ada di sini. Oh baiklah, kukira hari ini akan jadi hari yang damai bagiku.

Baru saja dia selesai berpikir, dia membalikan badannya dan wajahnya menabrak seseorang. Itu tenyata Taeyeon, sepertinya Taeyeon tidak akan melepaskannya semudah itu.

“Hey baby, maaf aku terlambat” Taeyeon tersenyum seperti yang biasa dia lakukan.

“Kenapa juga kamu harus menjelaskan itu padaku jika kamu terlambat ataupun tidak. Aku bahkan tidak sedang menunggumu atau apapun semacam itu… menyingkir dari wajahku” Tiffany mendorong Taeyeon ke samping dan akan pergi. Tetapi gadis brunette meraih pergelangan tangannya dan menariknya kembali membuatnya mendarat di atas dadanya.

“Kamu bisa taekwondo, tapi aku lebih kuat darimu, kau tau? Sekarang aku adalah costumer dan kamu adalah waitress, jadi kamu harus menurut padaku” Taeyeon menggendong Tiffany bridal style dan membawanya ke tempat teman-temannya berada.

“Untung kita sudah menjebak Yoona dan membuat dia mabuk kalau tidak, jika dia ikut kita kemari dan melihat Taengoo menempel pada gadis itu. Dia pasti akan merobek-robek gadis itu” seorang teman lelaki Taeyeon bernama Myungsoo berbisik pada Jonghyun, temannya yang lain.

“Benar? Ayo tinggalkan mereka sendirian sekarang” mereka melewati Taeyeon sambil menyeringai dan melompat ke lantai dansa.

“Tetap di sana dan tuangkan vodka untukku. Aku akan memberimu tip” ujar Taeyeon di telinga Tiffany karena musiknya terlalu keras.

“Tapi aku tidak akan duduk di pangkuanmu dan membiarkanmu menyentuh dan menciumku sesukamu seperti kemarin, aku akan memukulmu jika kamu melakukannya” Tiffany membuat peraturannya dan menuangkan cairan itu ke gelas untuk Taeyeon.

Aku melakukan apapun yang aku inginkan, baby girl

Seperti siapa dia biasanya, Taeyeon tidak mendengarkan dan mulai menyentuh dan meraba-raba Tiffany. pertama, dia membiarkannya, kedua kemudian ketiga kalinya tapi Taeyeon melakukannya ratusan kali, meraba-raba butt-nya lalu dadanya.

“Dasar mesum! Aku bilang JANGAN SENTUH AKU!” dia meninju Taeyeon tepat di sudut bibirnya dan gadis itu jatuh ke belakang.

Dia kemudian berdiri dan menyeka darah di bibirnya dengan ibu jarinya dan melihat ke arah itu. dia menyeringai dan menganggukan kepalanya.

“Okay, kamu bisa pergi sekarang” ujar Taeyeon dan menyandar, menutup matanya.

Tiffany terkejut. Tapi dia senang bahwa dia bisa melepaskan diri dari gadis pervert ini. dia berdiri, masih menatap Taeyeon, tetapi ketika dia pergi meninggalkannya ke tempatnya biasa berdiri yang berada di sebelah kanan agak jauh di seberang meja Taeyeon.

Lihat saja jika kamu bisa bertahan di sini tanpa aku. Kamu akan diperkosa besok jika kamu tidak duduk denganku… kamu ingin aku mengabaikanmu?… baikah sayang, aku akan menertawakanmu jika ada bajingan tua datang padamu.

Sambil berdiri di tempatnya, sesekali, Tiffany akan melotot ke arah Taeyeon, dia melihat gadis lain duduk di sebelah Taeyeon, menyentuhnya. Kemudian dia sadar itu adalah co-waitress-nya, gadis yang diperlakukan dengan kasar kemarin.

Tch, oh wow. Kamu bilang kamu menyukaiku? Kamu bilang kamu tidak mau yang lain selain aku? Tchh. BOHONG. Kenapa juga aku harus terganggu oleh ini. Dia begitu menyebalkan. Aku benci dia.

Kemudian dia mengalihkan matanya ke arah lain dan melihat sekelompok orang tua datang ke arahnya. Dia pikir mereka akan ke meja di belakang tempatnya berdiri dan hendak menyingkir tapi salah satu dari mereka meraih pinggangnya.

“Mau kemana sexy baby? Duduk dengan oppa? Kami akan memberi tip tinggi” dia memberinya senyuman jelek sombong dan menariknya ke sofa, menempatkannya di pangkuannya, dia terlalu terkejut untuk bereaksi.

Oppa? Eww mereka bahkan terlihat jauh lebih tua dari  kakek-kakek. Gosh, aku bersumpah aku akan menonjok gigi mereka jika mereka menyentuhku seperti Taeyeon.

Pikirnya, kenapa dia tidak tetap di sana dan mendapat beberapa tip hanya selama mereka tidak meraba tubuhnya.

“Babe kamu terlihat sangat hot, butt ini, pasti kamu sangat sempit huh?” ujarnya dia membungkuk dan meraba butt-nya, kemudian menamparnya.

WHAT THE-

“Yah‼” dia berdiri dan meninjunya tepat di tulang hidungnya.

“Ooooh itu pasti sakit banget. kamu pantas mendapatkannya fucker! Dia hanya membiarkanku menyentuh butt-nya” dari jauh, Taeyeon sedang menonton, dia sangat menikmati pertunjukan yang akan terjadi. Dia tahu siapa orang-orang tua itu. Tiffany  tidak akan lolos dengan mudah.

Hahaha dia tidak memukulku seperti itu ketika aku menyentuh buttnya

“Kamu- ahh hidungku. Di mana pengawalku?!” lelaki itu berdiri dan memegang hidungnya. Dua orang jakung berotot datang ke sisi tiffany dan memegang lengannya kuat.

“Lepaskan aku!” dia berjuang untuk lepas dari cengkraman mereka itu namun tidak ada gunanya.

“Heh, apa kamu sadar siapa yang baru saja kamu pukul? Im gonna let my bic boi bang you hard! Bawa dia denganku!” dia berjalan lebih dulu menuju pintu ke lantai atas yang ada untuk orang yang ingin “uh huh” atau tidur ketika mereka tidak bisa mengemudi untuk pulang.

Pintu di dekat sudut, yang di mana Taeyeon duduk. Orang-orang menarik Tiffany dengan mereka dan ketika Tiffany sudah terlihat Taeyeon tersenyum padanya mengejek.

To be continued…



Notes:

Nah lo pany sok-sokan sihh hahaha mari kita lihat pahlawan cap ayam nolongin Fany apa kagak. Stay tune, di sini aja~

Satu lagi, buat reader yg gak nyaman bacanya, tinggalin aja gue ulang lagi TINGGALIN AJA ya dari awal ini fict emang vulgar. Settingnya aja tentang kehidupan malam gitu-gitu. Jadi yaa begitulah.

Advertisements

Author: 히러니

Your freakin' author @hireonie

53 thoughts on “2 Grand (Chapter 3)

  1. fanny sadis banget,,,,,,,ntar klo udah terperangkap dalam pelukan taeng pasti bakal nempel trus,,,,,,,

  2. Tiffany dikit dikit maen jotos aja, pastilah si pahlawan ayam jago dateng nyelamatin fany, tapi prtanyaannya siapa si pahlawan ayam jago tersebut. So pasti itu taetae. (knp gue nanya sendiri jawab sendiri)

  3. Tae tlg fany dong ntar gadis kmu d perkosa sama bapak² ..

  4. nie Fany galak banget
    msh enak jg di sentuh taeyeon yg imut timbang kakek2,kyk gt.
    Tae, yg Romantis dikit dong, Biar fany nyaman!

  5. Kasihan taeyeon , asyik di tolak ,, fany fany ,

  6. Tidaaakkk! Taeyeon jgn telat nyelamatinnya. #Emg tae mau nyelamatin? Harus lah!
    Cepat lh dtg hri sabtu. . .

  7. Gila dsini fany dilecehin mlu klo boleh saran sihh mndingan dilecehin sma tae aja dibandingin yg lain … hhhe
    Tae ga bkln membiarkan fany disentuh sma tuh ahjussi yahh walaupun fany slalu kasar

  8. fany kejam bangetz sih
    .
    .
    taeng tolong tiffany tuh nanti kakek2 tua itu melakukannya lagi

  9. Tiffany galak amat sayang, kasihan taetae kena bogeman mulu .

    Hohi ayolah tae jgn hny senyum mngejek sprti itu, slmtkan bidadarimu..
    Siapa tahu ntr dapet hadiah.. Ucupan trimakasih, syukur2 dpt kiss ato making love.. Hha

  10. Yaaa tae tolongin pany cptt
    Pany sii sok”kan sma tae
    Thor klau boleh update cpt” ya hehe

  11. udah ngelepasin taeng eh, sekarang malah digodain abg tua .. kena karma kan kamu? ckck

  12. kasihan pany semoga aja taeyeon bantu,,,,,,menurut aku si ceritanya ga terlalu vulgar kan namanya juga tentang kehidupan malam jadi ya pasti ada kata” kaya gitu,,,,

  13. Pasti taeyeon akan menolong tiffany dan setelah itu dia akan minta imbalan yang tidak tidak 😂😂😂

  14. NO!!! Ish tae bisanya narik ulur kemarahan pany liat.. ish

  15. LOL Pahlawan cap ayam.. 😂😂😂 cocok si emang nakal2 gemesin 😂😂😂

    agak ga tega gue di sini kaka yoong jd cewe gatal.. 😂😂

  16. ppany galak banget.
    jangan galak2 mb. g baek.:v

  17. Oh gak bisa nih ninggalin ff ini wkwkwk

    Emang pantes taeng byun gini suka deh, hehehe nah oppa alias kakek bakal ngapain fany nih.
    Ayooo taeng beraksi please biar makin deket sama fany.
    Cusss seger ceritanyaaa

  18. Seru bacanya kekekekke banyak adegan kekerasan dan pemaksaan , pasti ngesrlin banget liat muka ateng yang lagi ngejek fany.

  19. Yah!! Taeyeon-ah! Tolongin fany dong! Masa rela fany diapa2in.
    Disini taeyeon pervert gileeekkk..ga kuat tuh dosis pervertnya

  20. Hahahahaa ditonjok mulu bang taetae😂😂
    Pasti di tolong lah, mana rela dia sexy baby nya dicomot orang hahahaha

  21. Anjirrr pengen gue getok kepalanya si tatang. Senyum evilnya greget kalo dibayangin

  22. Tapi gue yakin dia bakal Nolong fany. tatang kaga rela seumur hidup Si Kakek kakek tua nyentuh fany

  23. Apakah taeyeon akan menyrlamatkan tiffany?pasti. Tidak mungkin taeyeon membiarkan tiffany diganggu kakek bangka seperti itu wkwkw

  24. Kasian banget tae, sampe berdarah gitu, habis nya kamu mesum sih 😂😂😂
    Deg-degan liat fany di gituin ,kasian juga dia kan emang membela diri nya dr tae jg yg sembarangan ama fany ..
    Tae tlongin fany tuhh ,pleasee ..jangan sampe dia knpa-knpaaa 😣😱😱😱

  25. Wkwkwkw
    Hdehh
    Ksian fany
    Sok2an sih
    Akakakakaa
    Lanjuttt

  26. C fany ikutan tinju ajje mendingan.. Semoga fany d selamatin sama Hero Tae y

  27. Fany jgn galak” dong sm tae, nah mau diapain tuh fany, ayo tae tunjukin klo lo bs nolongin fany

  28. Ayo taeng tolong fany lah, kasihan dia

  29. Sih fany sadis ye, main tonjok aja😓😓
    Nah loh pan dilecehin kan sama omom, Mending ama tae tadi😪 taeng selamatin gih bini lu😄😄😄

  30. Daripada sama si om om yg mukanya lebih tua dari kakek2 itu mending sama teyon dahh. Gak di diemin pasti bakal ditolongin sama teyon wkwkw. Fany gak basa basi yaa mainan nya langsung tonjok, cewe perkasaa haha

  31. playboy cap ayam pasti nolongin dong, kan taeng pasti gx mau mangsanya pany pany tiffany di sentuh orang lain

  32. Gw yakin, si pervert tae bakal nolongin tippany. Mana mgkn dy ngbiarib booboonya dianiaya kakek2 sayur 🙄🙄🙄🙄

  33. Tae sempat yah ngakak dulu😂
    Tolongin atuh kesian..

  34. Sepertinya pany cemburu tuh, karna taeyeon main sama cewek lain… 😆 😆
    Pany udah dibawa tuh sama aki-aki..,Taeyeon malah santai aja, apa nggak mau nolong pany? 😯

  35. Omg taenyy.. Wow!

    Ini si yoonA beneran sama tae?
    Haha kyk aneh feel nya *piss thor v_v

  36. Holy butt! Andwee
    Taeyeon help tiffany now !
    Atau dia akan dimiliki kakek itu -_-

  37. aduh fany sih sikapnya jual mahal sama s tae.. tuh kan jadinya dia sama om² wkwkw
    tae tolong selamatkan fany mu kkkk
    kasian juga fany..

  38. Gosssh kenapa taeyeon keren sekali disini hahaha. Wooe gilee ahjussi ahjussi gelo mau dibawa kemana pany gueeee!

  39. Tiff mau dibawa kemana sama oppa tua ??

      • Q lupa komen 🙂 coz Q nyoba” komen.
        coz ngeliat jg blog aku masih aktif kgak.
        insha Allah akan berkunjung lg di ff ini.
        ff ini bagus 🙂

      • Tak kirain tukang spam tadi ternyata bukan

      • kgak deh.
        aku lau gk suka aku tingallin aja.
        coz buat apa kek gtu.
        kgak ada gunanya.
        Bahkan Meskipun Aku gk suka artis lain Aku biasa aja kgak sperti haters yg lainnya.
        tp aku suka mengritik bias aku sendiri lau bias aku bagus aku bilang bagus lau jelek aku bilang jelek tp tu bias aku sendiri.
        Authorx kan berkarya tu pasti mereka jg punya hati.
        Aku jg bisa bayangkan lau aku di hujat pasti sakit banget.
        mengritik boleh tp untuk menperbaiki kesalahan biar menjadi lbih baik 🙂

      • owh ya tp maaf ya.
        dri sekian ff u yg judulx sarang cuma bbrpa yg aku komen coz internetx rada lemot jg sdkt susah buat komen.
        lau gk slah ada yg bbrpa kebuka tp aku gk sempet baca.
        yg aku komen nih jg ff yg mna aku lupa.
        coz disini kgak muncul komen yg dlu sama ffx cuma jdulx aja.
        aku lupa isix apa.

      • oke, karena kamu kayanya lagi bingung dan gue jadi ikutan bingung juga harus gimana. Tp yang jelas hal pertama yang harus diperhatikan adalah nama author di setiap postingan karena di wp ini authornya ada 4 bukan cuma aku doang. Dan, sarang itu bukan ff gue. Kritik diperbolehkan kok asalkan manusiawi (?) dan masuk akal tentunya 🙂 kalo masalah dengan koneksi internet kamu kayanya bukan jadi urusan gua deh, tapi seenggaknya selalu usahakan untuk komen okay~

      • oke sip 🙂 insha allah ya 😀
        owh authorx ada 4 to aku kira cuma atu 😀
        maaf deh
        insha allah aku akan komen tiap bCa 🙂

Comment Please...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s