rara0894

All about TaeTiSeo and GG

SARANG chapter 1

64 Comments

Tittle                : SARANG

Author            : Siscataetae

Cast                 : Kim Taeyeon – Tiffany Hwang – Im Yoona

Genre              : Family Sad, hurt, genben

*****SARANG*****

“Ayah !! ayah !!…”

Suara itu, ya… suara teriakan seorang anak laki-laki menggema di sepanjang gang yang letaknya tak jauh dari jalan raya perkotaan Seoul.

Di sisi lain tampak seorang laki-laki dengan tubuh agak pendek berlari mengejar anak laki-laki itu. Anak laki-laki yang berusia sekitar 5 tahun itu terus saja meronta dan menangis dalam gendongan sang kakek yang membawanya pergi menuju mobil yang sedari tadi terparkir tak jauh dari posisi mereka saat ini.

Anak laki-laki itu. Terus berusaha meloloskan diri dari pria tua yang hendak membawanya pergi meninggalkan dua orang yang sangat ia cintai. Ayah dan ibunya.

Laki-laki yang tak lain ialah ayah dari anak itu berlari…berlari sekuat tenaganya untuk menggapai sang anak tercinta dan bahkan kini air mata mengalir deras di kedua pipinya.

“Yoona-ah !!!! ANDWAE  !!! Yoona-ah !!!!!”

“Ayah !!! TOLONG AKU !! AYAH !!!”

Hampir saja laki-laki itu menggapai tubuh sang anak namun hantaman keras telah lebih dulu di layangkan oleh pengawal pria tua itu hingga membuat tubuh laki-laki itu tersungkur di jalanan aspal yang lembab.

“Masuklah !” Ujar pria tua itu sambil mendorong paksa anak laki-laki  yang tak berdaya itu ke dalam mobil.

“Ayah…ayah..hikz..hikz…hua..hua…”

Seakan tuli pria tua itu tak menggubris tangisan anak malang tersebut yang kini tengah duduk di sampingnya.

“Jalankan mobilnya !”

Perintahnya kepada sang supir.

BRUM…BRUUMM…

Mendengar suara deruman mobil sontak membuat ayah dari anak itu segera bangkit dan berlari mengejar mobil yang kini melaju kencang di hadapannya.

“ANDWAE !! ANDWAE !!! YO0NA-AH !!! YOONAAAA!!!!!!!!”

.

.

”ANDWAE !!”

Teriak laki-laki bersama nafasnya yang tersengal-sengal setelah ia tersadar dari tidurnya.

“Kau bermimpi buruk lagi Tae?”

Tanya seorang wanita brunette kepada laki-laki yang berstatus sebagai suaminya.

“Khhhahhh..khhaaaahh…”

Tanpa menjawab pertanyaan sang istri laki-laki berkulit putih itu dengan sigat memeluk wanita yang berada di sampingnya itu.

“Gwanchana Taetae…Gwanchana..”

Seakan mengetahui apa yang di rasakan sang suami wanita itu pun mencoba memberikan ketenangan kepada suaminya dengan mengelus-elus punggung laki-laki itu.

Setelah di rasa cukup tenang wanita tersebut merenggangkan pelukannya guna menatap sang suami yang kini melihatnya  dengan sendu.

“Aak…aku…aku bermimpi tentang an..anak kita Yoona Pp..Panny.”

Dengan lembut Tiffany Hwang, istri dari laki-laki itu mengusap peluh yang mengalir di wajah Taeyeon suaminya.

“Tenanglah Tae… semua akan baik-baik saja…”

“Tt..tapi Panny, aku..aku sangat merindukan Yoona. Sudah hampir dua puluh tahun aku tak pernah melihatnya lagi”

Well, Kim Taeyeon. Laki-laki yang telah lama menikah dengan  wanita yang terlahir di kalangan orang-orang berpendidikan dan berpenghasilan tinggi. Entah apa yang membuat ia begitu berani mencintai seorang Tiffany Hwang yang nyatanya bukanlah sejajar dengannya.

Cinta…

Ya, memang di akui bahwa mereka, Taeyeon dan Tiffany ialah dua sejoli yang saling mencintai. Taeyeon merupakan seorang anak yatim piatu yang di besarkan di panti asuhan daerah Busan, pendidikan Taeyeon hanya sampai jenjang SMA saja. Pekerjaannya pun saat ini hanyalah sebagai kuli bangunan. Berbanding terbalik dengan Tiffany yang lahir di kalangan orang-orang terpandang dan berpendidikan.

Keduanya pertama kali bertemu pada saat Tiffany mengunjungi perusahaan cabang milik ayahnya yang tengah di renovasi dan salah seorang buruh bangunannya ialah Kim Taeyeon.

Semakin sering bertemu membuat keduanya menjadi dekat dan mengenal serta memahami satu sama lain. Sampai akhirnya Tiffany mulai menyadari kondisi Taeyeon saat itu. Yaitu kondisi mental Taeyeon yang lemah. Walau Taeyeon sudah berusia dewasa namun tingkah dan cara berbicaranya masih seperti anak-anak pada umumnya. Namun, itu pula yang membuat Tiffany jatuh hati padanya. Sungguh aneh bukan?

Namun kembali lagi,

It is Love…

Cinta tidak memandang fisik.

Cinta tidak memandang bagaimana rupa orang yang kau cintai

Dan…

Cinta tidak memandang tempat

Intinya cinta itu bermacam-macam dan banyak variasi defenisinya.

Cinta Taeyeon dan Tiffany sungguh sangat sulit untuk di paparkan, mungkin orang lain yang melihat hubungan mereka merasa aneh dan tak habis pikir. Kenapa wanita secantik, sepintar dan sekaya Tiffany Hwang mau memiliki kekasih sebodoh dan semiskin Kim Taeyeon.

Entahlah…  hanya Tuhan yang mengetahuinya.

Beberapa tahun menjalani hubungan membuat Taeyeon memberanikan diri untuk melamar Tiffany. Dan siapa sangka lamaran itu langsung di terima oleh wanita ber eye smile itu.

Namun, Mr. Hwang. Ayah dari Tiffany dengan membabi buta menolak mentah-mentah lamaran itu. Menurut mr. Hwang Kim Taeyeon tidak pantas bersanding dengan putrinya, apalagi setelah ia mengetahui bahwa laki-laki bermarga Kim itu tidak berpendidikan dan sedikit idiot. Di tambah lagi profesinya yang sebagai kuli bangunan.

Namun karena cinta yang telah menguasai hati, jiwa dan pikiran Tiffany membuat ia dengan berani meninggalkan rumah mewah ayahnya dan memilih hidup bersama Taeyeon yang mungkin saja tidak akan sanggup memberikannya kebahagiaan materil sebagaimana yang ayahnya berikan padanya. Namun Tiffany meyakini bahwa Taeyeon akan selalu memberikan kebahagiaan lain yang Tiffany inginkan.

And Finally, mereka akhirnya menikah sekarang.

Membuktikan cinta mereka di hadapan Tuhan.

Dua tahun setelah itu mereka di beri kepercayaan oleh Tuhan untuk memiliki seorang buah hati. Taeyeonlah orang yang paling senang saat itu. Memiliki seorang anak laki-laki membuat ia begitu bangga dan bahagia.

Namun sayang, kebahagiaan itu tidaklah berlangsung lama karena mr. Hwang .. ya, pria tua itu yang masih tidak terima akan keputusan yang pernah di ambil oleh anak perempuannya telah memutuskan untuk membawa paksa cucunya pergi bersamanya.

Hari demi hari…

Bulan demi bulan….

Dan,

Tahun demi tahun pun berlalu..

Tanpa terasa saat ini telah memasuki tahun ke dua puluh ke pergian Kim Yoona, anak dari pasangan Taeny.

Kini, Taeyeon tidak lagi sebugar dulu, ketampanannya telah tergantikan dengan keriput-keriput yang terlukis rapi di wajahnya. Tidak lupa pula bulu-bulu halus yang melekat di dagu dan atas bibirnya. Begitu pula dengan Tiffany. Wanita cantik itu telah memasuki masa tuanya. Wajahnya telah mengeriput dan rambutnya pun telah beruban. Namun, satu yang tak berubah dari mereka. Yaitu cinta…

Cinta yang tulus…

Cinta yang tulus di hati mereka masih sama, seperti saat pertama kali mereka jatuh hati satu sama lainnya.

Yoona? Kim Yoona?

Mungkin saja anak laki-laki mereka telah beranjak dewasa dan tumbuh menjadi pemuda yang tampan.

Beberap tahun belakangan ini Taeyeon kerap kali bermimpi buruk, yaitu sebuah mimpi dimana ia menyaksikan betapa kejamnya mr. Hwang saat  membawa paksa anaknya Kim Yoona untuk pergi bersamanya dan meninggalkan Kim Taeyeon yang tak berdaya saat itu.

Kim Taeyeon …

Tak ada yang tahu betapa ia sangat merindukan anak laki-lakinya itu.

.

.

“Nah, ini dia Taetae. Makanan favoritmu”

Kedua mata Taeyeon berbinar-binar saat semangkuk sup Kimchi telah terhidang sempurna di hadapannya. Dengan lahap ia mulai menyantap makanan itu.

“I…inni..bb..benar-benar..enn..enak Ppp..Panny-ah..”

Tiffany tertawa saat melihat Taeyeon berbicara dengan makanan yang masih memenuhi mulutnya. Dengan lembut dan hati-hati wanita ber eye smile indah itu mulai mengusap sudut bibir Taeyeon yang menyisakan bekas makanan yang laki-laki imut itu makan.

“Kau tidak berubah Taetae, masih saja belepotan”

Ujar Tiffany dengan senyuman manisnya

“Panny, “

Tiffany mendongak saat Taeyeon memanggilnya begitu manja. Walau kini usianya sudah menginjak 50 an tahun sifat kanak-kanaknya masih saja melekat dalam dirinya.

“Hari ini, aku akan mulai bekerja lagi”

“Benarkah? Tapi bukankah kau masih sakit Tae? Apa tidak papa?”

Nampaknya Tiffany begitu mengkhawatirkan suaminya. Apalagi melihat kondisi Taeyeon yang tidaklah sekuat dulu saat ia masih muda.

“Tidak papa Panny, sekarang aku sudah sembuh. Lagi pula jika aku tt..tak bekerja, bb..bagaimana ak..aku akan membelikan makanan dan minuman yang bb..banyak untuk kita.”

Mendengar penuturan polos dari sang suami membuat Tiffany tertawa sedih.

Bagi Taeyeon, membelikan makanan dan minuman sudah cukup membahagiakan Tiffany. Namun ia tak menyadari bahwa banyak hal dalam hidup ini yang tidak hanya dua hal itu. Yaitu biaya-biaya lainnya yang hanya Tiffanylah yang memikirkannya. Itu semua terjadi bukan karena Taeyeon tak peduli, namun kembali lagi karena mentalnya yang lemah dan membuat ia tak bisa berpikir layaknya orang dewasa.

.

.

*****SARANG*****

TAP…..TAP….TAP…

Terdengar suara langkah kaki di dalam rumah megah milik keluarga Hwang. Langkah kaki itu terkesan cepat dan terburu-buru.

Jika kita amati dari belakang, dapat kita lihat seorang pemuda lengkap dengan pakaian kantornya tengah berjalan tergesa-gesa menuju  sebuah ruangan dimana kakeknya berada.

Hari ini ia mendapat kabar bahwa kakeknya tengah dalam masa kritis.

Laki-laki tersebut begitu khawatir hingga membuat ia panik dan gelisah. Ia takut sesuatu yang buruk akan terjadi.

“Khhaahhh…khhhaaahhh…Kakek !!!”

Teriaknya dengan nafas yang memburu setelah ia berada di tempat yang ia tuju. Yaitu tempat di mana sang kakek kini terbaring lemah di ranjang tidurnya dengan berbagai macam alat-alat medis melekat di tubuhnya.

Dapat ia lihat dengan jelas bagaimana kini sang kakek melambaikan tangannya lemah ke arahnya seraya mengisyaratkan agar ia mendekat.

Perlahan pria tua itu melepas alat oksigen di mulutnya lalu menatap lemah ke arah cucu semata wayangnya.

“Kemarilah… nak..”

Kini laki-laki itu telah berada di hadapan kakeknya. Ia genggam tangan yang telah mengkeriput itu. Air mata telah mengalir di kedua mata elangnya. Hati nya benar-benar sakit melihat kondisi kakek yang sangat ia cintai, seorang manusia berhati mulia yang telah merawat dan membesarkannya selama ini harus menghadapi kenyataan bahwa umurnya tidak akan lama lagi.

“Cucuku.. lakukanlah sesuatu untukku..”

Dengan hati-hati pria tua itu mengambil sebuah figure dari balik selimut putihnya. Tampak dalam figure itu seorang wanita muda yang berdiri manis dalam pelukan pria paruh baya, baik wanita maupun pun pria itu tersenyum manis ke arah kamera yang memotret mereka. Jika kita lihat dan perhatikan, figure itu tampak romantis dan mengagumkan. Seorang pria yang berfoto mesra dengan putri semata wayangnya. Putri cantiknya yang sudah hampir 2o tahun ini tidak pernah ia temui.

.

.

.

TOK…TOK…TOK

“Silahkan masuk”

Taeyeon mengembangkan senyumnya saat mendengar sahutan seseorang dari balik ruangan persegi itu. Lalu dengan semangat ia pun membuka daun pintu dan terlihatlah seorang pria yang hampir seusia dengannya. Pria itu tengah duduk manis di kursi kebanggannya, ia duduk lengkap dengan pakaian pegawainya.

“Ahh.. Kim Taeyeon, kemarilah”

Dengan semangat Taeyeon pun berjalan ke arah pria tersebut.

“Ahh..tunggu sebentar, oke?”

Taeyeon mengangguk seraya terus memandang pergerakan pria di hadapannya.

Ia memerhatikan pria itu tengah mengambil sebuah amplop coklat dari laci mejanya. Karena mengetahui apa isi dari amplop itu membuat senyum di wajah laki-laki bermarga Kim itu semakin merekah.

“Apa kau tau hari ini tanggal berapa huh?”

Ucap pria jakun itu dengan nada menggoda  sembari menggoyang-goyangkan amplop coklat itu tepat di depan wajah Taeyeon. Entah mengapa laki-laki jakun bernama lengkap Choi Sooyoung itu senang sekali menggoda laki-laki idiot di hadapannya.

“Nde Mm..Mr. Sooyoung. Hh..hari ini ad..adalah hari ak..aku dd… di beri uu..uang jajan”

“Buahahahahhahaha…..hahhaha..”

Mendengar jawaban polos dan bodoh dari Taeyeon membuat Sooyoung tidak dapat membendung tawanya lagi. Menggoda Taeyeon benar-benar hal yang menyenangkan baginya. Namun, di balik itu semua sesungguhnya jauh di lubuk hatinya ia sungguh merasa prihatin terhadap Taeyeon atas kondisi mentalnya yang membuat ia bertingkah layaknya seorang anak kecil. Kerap kali karena kondisinya yang seperti itu membuat ia menjadi korban pembulian banyak orang. Namun, laki-laki bermarga Kim itu selalu menanggapi semua cemoohan, hinaan dan ejekan yang di tujukan padanya dengan kebaikan. Ia tak pernah sekalipun membalas kejahatan yang orang lain lakukan padanya, dan hal itu lah yang membuat Sooyoung menyukai pria ini. Sampai akhirnya ia mengganggap Taeyeon sebagai adiknya sendiri.

“Ya, Kim Taeyeon !! kau benar, aku.. hari ini akan memberikan uang jajanmu”

“Gg..Gomawo Mr..Soo..Soyoung..hehhe…”

Belum sempat Taeyeon mengambil amplop itu Sooyoung telah lebih dulu mengelakkannya. Sehingga hal itu membuat Taeyeon memanyunkan bibirnya kecewa karena tangannya tak sempat menyentuh amplop itu.

“W..wae~~?”

Tanya Taeyeon dengan nada manja seperti anak kecil yang tidak di beri jajan oleh orangtuanya.

“Ingat Kim, uang jajanmu ini harus langsung kau serahkan kepada istrimu dan jangan kau belanjakan sembarangan. Arraso?”

Dengan semangat Taeyeon pun berfose layaknya seorang tentara yang tengah hormat kepada Jendralnya seraya berkata “Saya Mm..mengerti Mm..Mr. Soo”

Dan hal itu berhasil membuat Choi Sooyoung memecahkan tawanya kembali.

“Hhahhaha…..igo.”

Dengan semangat Taeyeon pun menerima amplop itu lalu segera memasukkannya kedalam kantong jaketnya.

“Pp..Panny pasti senang menerima inn…ini”

“Taeyeon-ah….”

“Nde?”

“Katakan kepada istrimu, bahwa uang yang kuberikan adalah gaji bulananmu yang lalu di tambah dengan bulan ini. Oh iya satu lagi, maaf jika kemarin kau sakit aku tak sempat menjengukmu”

.

.

.

*****SARANG*****

Dengan seksama pria muda itu memerhatikan wanita yang berada dalam figure yang di berikan oleh kakeknya.

“Dia adalah ibumu… dan aku minta padamu untuk membawanya kembali kerumah ini.”

“Nanti, pada saat aku telah meninggalkan dunia ini. .. aku ingin ia datang ke pemakamanku. Sungguh aku sangat merindukannya.”

“Lalu, bagaimana dengan pria yang kakek ceritakan itu?”

“Laki-laki bodoh itu. Hanya dia…hanya dia yang tak perlu kau bawa kemari.”

Dapat pria muda itu lihat api kebencian yang menyala dalam kedua mata sang kakek di kala mengingat pemuda bodoh yang membuat ibunya rela meninggalkan sang kakek begitu lama.

“Cucuku…kau camkan hal ini baik-baik. Kim Taeyeon… laki-laki itu… ‘bukan’ keluarga kita. Melainkan seorang penjahat yang telah membawa lari ibumu dariku. Kau tidak boleh sekalipun luluh padanya. Apa kau mengerti?”

Dengan lemah pemuda itu menganggukan kepalanya.

Dan tepat pada saat itu, Hwang Joon Hae… menghembuskan nafasnya untuk terakhir kalinya.

.

.

Hari itu, suasana duka menyelimuti kediaman Hwang. Hujan deras yang tak kunjung berhenti seakan ikut berduka atas perginya Hwang Joon Hae.

Pria muda itu tampak mengepalkan sebelah tangannya, terlihat kedua matanya memandang tajam ke arah depan. Tatapannya penuh amarah dan dendam. Tubuhnya bergetar menahan kekecewaan yang teramat dalam.

Dalam hati ia berkata.

“Ibu….aku akan membawamu kembali…..kerumah ini.”

.

.

.

.

.

.

T_____B_______C

Annyeong yorobun    !!!!

Piye kabare?? Hehehhe….

Gua Siscataetae kembali lagi dgn membawa ff baru nih…. Tapi tetep…..nggak lepas dari sad or hurt story. Wkwkkwkwkw   …


Hmm…. Untuk The Addicts, bagi para readers yg mungkin saja lupa ama salah satu tuh ff saya memaklumi. Karena sayapun sbg authornya jg hampir lupa ama jalan cerita tuh ff.

Hahahahahhaha….

Biasa….karena otak saya lg mumet jd untuk sementara waktu saya nggk bisa untuk nerusin tuh ff. Padahal hny tinggal 1 part lagi loh….

Namun, untuk mengobati kerinduan kalian ama karya saya…

Aseeekk…PEDE dikit nggk papa ya… hoohohohoh….

Jd saya coba membuat ff baru yg pairingnya tetap Taeny. Dan kemungkinan ini ff ber episode. So…..bakalan ada kelanjutan lainnya.

Oh iya, seperti biasa saya sangat berharap sekali para readers dari manapun yg membaca nih ff. Pleasee…….. tinggalkan komen, kritik dan sarannya… Karena hal itu sangat berguna bagi saya kedepannya.

Oke itu saja cuap-cuap dari saya..

Assalamu’alaikum

Salam hangat dari Siscataetae..

Bye…….

 

Advertisements

Author: siscataetae

Lo semua bisa panggil gua dengan author Sisca aja atau Author boo. Yahh.. gua klepek2 gmna.... gtu pas denger nyaak gua Tapatini manggil babe gua Taetae dgn sebutan Boo. Hohoho... jd kepengen di panggil gtu juga. #PLAAK Gua salah satu orang yg punya segudang imajinasi yg gua coba salurin melalui tulisan. Salah satu tokoh ff yg paling gua demenin ialah TAENY, maka dari itu gua akan dgn senang hati selalu menciptakan karya dgn menggunakan TAENY sebagai bintang utamanya. #senyumcool Oh iya, gua juga sangat berharap sekali para reader yg baeek hatinya agar mau ninggalin jejak yg indah #ahhaaayy di ff yg gua buat. Terserah mau berupa pujian kek, cacian kek, desakan pgn cepet update kek. Pokoknya kalian udh mau komen dan like d ff gua, gua udh seneng bgt. and about my privasi? Sorry, just ALLAH yg tau. see u. #tebarbunga

64 thoughts on “SARANG chapter 1

  1. Yaampun sedih banget nyesek lagi bacanya padahal baru chapter 1 😭
    Jarang juga sih baca ff dengan karakter taeyeon yang seperti ini, kayaknya bakalan bikin nyesek readers terus nih authornya haha
    Semangat updatenya 😊 fighting !!!

  2. pnh bc n lht di tv dgn tema yg sprt ini. n bc awl aj udh nyesek abis gmn lnjutnny.
    yg q salut adl fany yg mw trm tae dgn ap adny yg pny kekurangan. bgt jg tae yg yg hny ingin istriny bhgia.
    smg pnantian tae utk bisa ktm lg dgn yoonabisa tercapai.tp tol thor biarkn taeny bhgia.ok
    ditggu lnjutnny^^

  3. Hai thor saya reader baru izin gabung boleh thor. Hwaiting author sisca 💪💪💪

  4. Miris banget nasib Tae disini. Udah miskin, terbelakang mental pula.
    Apa sih maunya Mr. Hwang? udah sampe di ujung usia juga masih aja merecoki Yoona biar membenci Tae.
    Tapi, gue salut ama Fany yang bisa bertahan hidup bersama Tae selama ±20 tahun ini. Coba kalo di dunia nyata banyak istri yang setia kayak Fany biarpun suaminya memiliki kekurangan, pasti banyak anak tidak akan menjadi korban broken home

  5. waaah author satu ini suka bnget bikin taeny menderita
    tapi salut sama fany, dia rela tinggal sama tae yg notabennya anak org kaya yg biasanya manja mau hidup susah
    cinta emng bisa ngalahin semuanya

  6. kasihan Taetae
    Yoona akan bw Fany balik ke rmh Mr Hwang dan meninggalkan Taetae sendiri ?
    tak terbayang nasib Taetae……
    mdh2an Yoona luluh lht appanya nanti
    Mr Hwang orang aneh, benci ama mantunya tp sayang ama cu2nya
    kl ndk ada Taetae mana bisa Yoona ada ?
    yg sabar ya Taetae…
    di sini Taetae koq ndk byun ya

  7. cerita nya bagus thor…bru bca ff taeny yg temanya kek gni…dramanya dpt bgt..kasihan gua sma daddy tae huhuhu pasti ntr si yoona bkkln benci sma ayahnya sendiri…..ok lanjut thor d tunggu chapter selanjutnya…saya reader baru salam kenal…

  8. kasian taeng di pisahkan dengan yoona, padahal taeng sayangbanget ama yoona, yoonanya di pengaruhi kakeknya lg, jd dia benci ama appanya sendiri, gimana nanti klo taeng tau klo yoona membencinya, pasti taeng sedih banget klo anaknya membencinya

  9. Taeyeon malng bget sih nasibnya ntar klo mr.hwang bilang gitu bkl berabe ntar yoona mlah ngebenci taeyeon yg gk tau apa2 tega amet si mr.hwang.

  10. si Yoona pas dibawa ma kakeknya umur berapaan yak… Ape kagak inget lg ma bokapnye…sama kejadian wkt ntu. Ape ude dibrainwahshing ye

  11. Jahat banget papa hwang disini… Memutar balikan fakta, lupa kali kalo tae juga ayah nya yoong, semoga yoong nggak ada niatan buat benci ayahnya apalagi misahin ibu sama ayahnya… Bakal tak kutuk nanti kamu yoong 😥😥

  12. Mewek Bombay dah baru ajj part awal.. Tae Wlpun idiot tp tetep y bisa ngasilin anak yg Keren.. Mr Hwang jahara deh yey

  13. Duhh elllaaahh tuh mr hwang mau metong aja bukan nya insyaf malah meracuni yoong buat benci appa nya sendiri, apa nanti yoong bener bakal bawa fany dan ninggalin taeyeon sendiri di korea duhh ga kebanyang kasian taeyeon apalagi kondisinya kaya gitu

  14. Ff nya kren thor tpy author keknya suka bnget bkin crita taeny dgn genre sad.. oh my taetae..
    Klo d real life mungkin dua2nya harus punya kekurangan jg biar bsa stia..

  15. Sedih amat jadi ateng ya ampun. Apa yoona bakalan bersikap seperti mr hwang ke ateng? Apa Yoona bakalan misahin ateng sama fany?

  16. Anyeong ^^… Qy imnidha salken thor, knp sedih beginie ffnya thor… Knp harus idiot tae?!

  17. Kasian kehidupan taeny kaya giti coba aja mr hwang mau ngerti.. tapi itu jangan-jangan yoonh mau misahin taeny karna omongan mr hwang kah ? Kan lebih kasian lag kalo taeny di pisahin 😭

  18. Nyeseeekk aku bacanya sis 😦
    Cinta taeny emang luar biasa.
    Kakek hwang knpa gitu amat..
    Yoong jngan pisahin orang tuamu, kasihan mrka 😦

  19. Aku Cry thor liat Taetae nya pany
    Bukan nya lucu liat Tae kayak anak kecil eh malah Sedih 😥
    Semoga ff nya Cepet update hahaha ^^

  20. astaga mr hwang tga bangat bilang taeng bukan kluarga..
    sharuay saat2 terakhir hidup gitu harus baik2 ckckckc

  21. Taeyeonnya ngapa keterbelakangan mental dah jahat ihh:( wkwkw
    Tulus bgt yee cinta mereka walaupun banyak rintangan dan cobaan mereka tetep langgeng sampe kakek nenek, terharu ihh..
    Tuh si tua bangka mau mati aja ribet bgt, mana pake segala ngedoktrin cucunya buat berbuat yg gabaik sama ayahnya sendiri. Masuk neraka lo, siap2 aja dpt siksa kubur wakakakak

  22. Nyesek liat tatang 😥
    Pasti ini fff akan menguras airmata deh

  23. Hi thor new readers 😊

  24. Aduh…ksihan bgt sih tae. Masak di jadiin idiot kek gitu. Ayah y fany juga jahat bgt hasut yoona kek gitu.
    Buat tae bhagia thor…mask udah idiot dibuat menderita pula.
    Malang oh malang..

  25. gue tau ff siscataetae emg slalu sad 😂. bagus ceritanya jarang2 liat tae jdi idiot wkwk
    suka bngt liat anak taeny ternyata yoong biasanya kan seohyun. ditunggu updatenya thor semoga aja ff sad ini berakhir happy ending 😆😂

  26. Hidup bersama valak bakal jadi valak lah…. sama kayak yoonggg… gw udh males kalo kayak gini. Awal aja udh badai … ya ampun gw udh feel to sad dulu. Wahahaha…
    Okay okay… see ya n hwataenggg ya!!!

  27. Akh gue suka jalan ceritanya nih 😊
    Kasian tae karna kekurangannya itu dia harus di bully 😥
    Itu pemuda yg sama kakek itu pasti yoona, gak bisa kebayang ntar kalo bener yoona mau bawa pulang Tiffany dan ninggalin taeyeon 😭😭

  28. yaa ampun kasian taeng jd dbully, awal aja udh sedih hadeh thor

  29. Berkaca.kaca bcanya, apa nanti yoong bkal benci sama Taeng thor

  30. Kyanya yoong udh dicuci deh otaknya masa dia mengiyakan apa yg disuruh kakek nya buat misahin taeny bklan jd ank durhako tahh

  31. Kasian si tae
    Terharu sma fany wkwkwkw
    Mr hwang jht dahh
    Ckckxkxkx
    Lanjjt

  32. Namja yg nemuin kakek itu yoona kan?qo kayaknya dy ga inget gitu ama ortunya?diapain tuh ama kakeknya hhhh
    Ihhhh gw baru kali ni nemuin yoona jadi anaknya taeng ama fany coz biasanya seohyun trus
    Huahhhh gw penasaran bgt ama full story nta 😩

  33. Ngga biasanya tae dapat peran jd orang seperti ini, ngga kebayang nglihat tae ditinggalin fany 😢😢😢

  34. Heii boo sisca…. salam kenal…

    Ceritanya menarik. Mirip2 sm ff yg pnh gw baca. Pairingnya pun sama. Jalan ceritanya hampir mirip. Tp ga sama kok. Jalan cerita yg ga biasa di setiap ff Taeny..
    Kali ini ff ini mesti tuntas sampe ending yaa…
    Tengkyu…

  35. Dramanya dapet banget, sedihnya jg udah ngefeel dri chap 1 😥
    Knpa bisa yoong malah benci sma taeng apa dia dulu gak inget gimna perjuangan appanya ngejar-ngejar dia smpe dipukulin!!! Aigooo jdi salut nih sma tipa udah cantik, hatinya pun bak malaikat :3

    • Yoongkan masih kecil, jd mudah d pengaruhin ama kakekx.

      Terus anak yg berusia 5 thn biasanya blm pny memori utk inget masa2 doi di usia itu..

      Kurang lebih sih begitu

      Wkwkkwkwkwk

      😀😀😀😀😀

  36. Ksian bgt tae dah hidup’a kya gtu,apaghy mr hwang mulai meracuni otak yoona ntr yg da dia mlah bnci ma tae

  37. Jgn blg yoona jd benci sma tae, karna terpengaruh mr.h wang. Gw kirain pas mau meninggal mr. hwang bakalan minta maaf k tae sma fany.

  38. Annyeong thor w kemaren yang nge line👋

  39. wihh ff-nya sedih ya☺
    menguras emosi.
    aga susah dinalar ttg cerita tiffany yg mau terima keadaan taeyeon kaya gtu✌
    tapi…
    balik lagi, ini semua fiksi
    semua hal bisa terjadi.
    hanya mungkin ditambah kuat aja cerita pendukung knp fany mau menerima tae.
    yaaa sejenis unconditional love begitulah☺
    untuk karakter yoona… heumh.. blm bisa komen banyak tapi aku mengantisipasi perkembangan karakter dia
    dan aku penasaran apakah kk mau bikin ceritanya nambah adrenalin atau ngga dgn bikin yoona punya perasaan lebih ke fany☺ (jiwa selingkuhan membara😂)
    overall bagus ff-nya
    aku suka gaya bahasanya.
    tampilannya juga rapi, enak buat dibaca.
    Semangat!
    mungkin kita bisa kolaborasi di masa depan😂

    • Hahahhaha…. Kayaknya Yoona imposible lah utk selingkuh ama ibunya sendiri. But I say thank u so………. Much udh Kasih aku saran ama kritik yg bermanfaat. Hmmmm…….. Oke deh, entar aku coba perbaikin apa yg seharusnya aku perbaikin.

      Utk kolaborasi?? Wahh…. Aku dr dulu emg pny rencana utk kolaborasi ama kamu thor. Mengingat cara penulisan kamu yg Bagus dan menarik. Tp bkn dalam bentuk wp melainkan dalam bntuk novel/buku. Pasti keren deh…… 😂😂😂😁😁

  40. tae jadi idiot..gak ikhlas sih tapi pasti jadi cerita yg menarik..

  41. Uhhh ini ceritanya ngefell bangett :v sedih, itu si kakek udh mati aja ngasut ngasut yoong buat ngebenci taeng huuu

  42. Nyesek banget ceritanya thorr tapi kerenn

  43. HAI AUTHOR SAYA READER BARU NI..SALAM KENAL,TAPI SAYA BARU BACA FF AUTHOR NI MENBEST ADA PAT YANG SEDIH DAN KEBENCIAN DALAM CERITA NI…

Comment Please...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s