rara0894

All about TaeTiSeo and GG

Dear Mom (Chapter 20)

47 Comments

Title      : Dear Mom

Author : rara0894

Genre   : Family, gender bender

Cast      :

Seo Joo Hyun as Kim Joo Hyun

Tiffany Hwang/ Hwang Miyoung

Kim Taeyeon

Jessica Jung/ Jung Sooyeon

Kwon Yuri

And other cast

DM cover 2

“ Taeyeon? “ Taeyeon mengalihkan pandangannya dari kertas-kertas yang berada dimejanya, menatap orang yang menyebut namanya.

“ Hyoyeon? “

 

***

 

            Dua orang pria yang sudah lama tidak bersua kini kembali dipertemukan dengan tidak disengaja. Mereka duduk saling berhadapan diruangan yang begitu nyaman yang disuguhi dengan pemandangan kota Seoul dari ketinggian. Mereka saling menanyakan kabar setelah bertahun-tahun tidak bertatap muka. Bahkan, mereka terakhir kali bertemu saat salah satu dari mereka harus kehilangan seorang wanita yang sudah berada disampingnya selama bertahun-tahun yang akhirnya memutuskan untuk pergi meninggalkannya dan buah hati mereka yang saat itu masih berumur dua tahun. Ya, saat itu merupakan hal yang paling berat untuk hyoyeon karena harus kehilangan istrinya, meninggalkan dirinya dan sang putri yang harus kehilangan kasih sayang dari seorang ibu. Saat masa-masa terberat itulah sahabatnya Kim Taeyeon bersama sang istri yang selalu menguatkannya, bahkan istri sahabatnya itu bersedia merawat anaknya dengan baik yang bahkan dianggap seperti anak sendiri.

 ” Bagaimana kabarmu? ” Tanya Taeyeon setelah menyesap secangkir kopi yang telah disediakan.

” Seperti yang kau lihat, aku baik-baik saja. Bagaimana denganmu? aku pikir berat badanmu tidak bertambah sejak kita bertemu terakhir kalinya. Bahkan tinggimu pun tidak berubah ” Ejek Hyoyeon dengan kekehan.

” Ya! jadi kau bertemu denganku hari ini hanya untuk menertawaiku? Bahkan kita sudah bertahun-tahun tidak bertemu, dan kau melontarkan kata-kata mutiara yang  begitu mengesankan untukku? begitukah seorang sahabat?” ujar Taeyeon panjang lebar seolah tidak ada tanda titik dan koma yang membuat Hyoyeon tertawa lepas. Itu berhasil membuat sang sahabat semakin kesal dan melihatkan ekspresi marah yang menurutnya begitu menggemaskan, seperti seorang anak kecil yang sedang kesal.

” Aigo! kau itu lucu sekali ” Hyoyeon mencubit pipi Taeyeon yang sedang kesal, seengaja ingin menggodanya.

” Ya! itu menggelikan! kau kira aku anak kecil? ” Taeyeon sedikit berteriak yang membuat Hyoyeon semakin tertawa puas.

” Aku tidak menyangka ada seorang pria yang sudah mempunyai anak perempuan memiliki paras dan bertingkah seperti anak kecil. Begitu tidak disangka dia adalah sahabatku tercinta. Ah! bahkan sudah menikah dua kali dengan wanita-wanita cantik yang besar di Amerika dan memiliki tubuh yang Wow!” Mata onyx Taeyeon membesar mendengarkan kalimat terakhir sahabatnya. ” dan.. Sexy” bisikan ditelinga Taeyeon membuatnya semakin kesal.

” Ya!”

” Owh! Kasar sekali” Hyoyeon mengusap kepalanya yang dipukul oleh Taeyeon.

” Siapa suruh kau berkata seperti itu. Kalau kau kemari hanya untuk menertawaiku, lebih baik sekarang kau pulang dan pikirkan rencanamu untuk hidangan yang harus kau persiapkan di acara perusahaanku nanti “

” Eeih.. Jangan marah-marah Presdir Kim, apa kau sedang kedatangan tamu? Seperti perempuan saja ” Ujar Hyoyeon sekenanya dengan wajah tak berdosa seraya meminum secangkir kopi yang juga disediakan untuknya.

” Kim Hyoyeon..” Hyoyeon menahan tawanya melihat Taeyeon yang melepaskan amarahnya dengan mengepalkan kedua tangannya, dan seolah memukul udara yang tidak kasat mata. Sebelum Taeyeon semakin mengeluarkan amarahnya, Hyoyeon harus cepat-cepat meredamnya.

” Oke oke.. jangan marah. hehe.. aku hanya bercanda. Jangan emosi, aku tidak mau mati muda ditanganmu”

” Kau kira kau masih muda? Ingat umur!” Ujar Taeyeon yang masih dengan nada kesal, namun tidak ada mengandung amarah.

” memang salah jika aku memuji  diriku sendiri? Tidak merugikan dirimu atau membuat perusahaanmu bangkrut bukan?” Taeyeon hanya bisa mengeluarkan napas panjangnya.

” Dae, kau tidak salah Kim Hyoyeon, kau benar dan akulah yang salah. Puas?” Ujar Taeyeon dengan gemas dengan melihatkan senyumannya yang seolah berat untuk dilakukannya.

” Aku memang benar” ujar Hyoyeon seraya menatap taeyeon dengan alis matanya yang naik turun.

” Terserah!” Setelah itu Taeyeon menyandarkan tubuhnya pada punggung sofa,   tidak lagi berkata-kata karena merasa kalah dengan candaan yang dibuat Hyoyeon. Memang kapan dia pernah menang melawan candaan Kim choding? tidak pernah!

” Oke, sekarang aku benar-benar serius ” Taeyeon hanya diam tanpa menatap Hyoyeon.

” Taeyeon-ah..” Hyoyeon merasa bersalah. Dia mengerutkan dahinya, tidak biasanya sahabatnya bersikap seperti itu saat dia menggoda pria yang kini bahkan terlihat termenung. Hyoyeon terus memperhatikan raut wajah Taeyeon seolah sedang menerka apa yang sedang dipikirkan sahabatnya itu. Tiba-tiba saja dia sedikit terperanjat saat Taeyeon menatapnya yang kemudian kembali menatap kearah sebelumnya.

” Taeng ” Hyoyeon kembali mmeanggil sahabatnya itu dengan tatapan khawatir.

” Hm? ” Hanya gumaman yang terdengar atas respon yang diberikan Taeyeon.

” Kau baik-baik saja? ” Taeyeon mengalihkan pandangannya untuk menatap Hyoyeon yang terlihat khawatir. Memang, masalah yang terus menerpa membuatnya sering termenung, seolah jiwanya mati tak bernyawa.

” Wae? aku baik-baik saja.  kenapa wajahmu seperti itu? ” Taeyeon mencoba mengontrol dirinya dengan berusaha untuk tertawa geli melihat raut wajah Hyoyeon. Dia tidak ingin Hyoyeon mengetahui apa yang terjadi dihidupnya, bagaimana keadaan rumah tangganya yang saat ini berada diujung tanduk.

” Tapi kau tidak terlihat baik-baik saja “

” Aku baik-baik saja Hyo. Aigo, kau ini kenapa? tadinya kau begitu senang menggodaku. Ah! aku sampai lupa, bagaimana kabar putrimu? “

” Dia sekarang sudah tumbuh menjadi seorang gadis yang cantik seperti ibunya. Aku bersyukur dengan kehadirannya dihidupku, aku merasa selama ini perjuanganku untuk membesarkannya seorang diri tidak sia-sia. Dia tumbuh menjadi gadis yang baik ” Hyoyeon tersenyum menceritakan sang anak yang kini mulai tumbuh menjadi gadis remaja. ” Putriku  dan putrimu seumuran bukan? Bagaimana dengan anakmu Tae? Apa kau sudah bertemu dengan Jessica? yang aku dengar Jessica tidak pernah menemuimu lagi. Apa kau sudah bertemu dengan putrimu? ” Pertanyaan Hyoyeon membuat Taeyeon membeku, jantungnya berdetak cepat serasa ingin lepas.

” Da-Dae, aku sudah bertemu dengan putriku. Sama seperti putrimu, dia tumbuh menjadi gadis yang cantik ” Taeyeon berucap dengan sedikit gugup. Dewi fortuna saat ini memihak padanya yang mana Hyoyeon tidak bisa membaca jika ada keganjalan pada sahabatnya itu.

” Bagaimana dengan usahamu? jadi kau pemilik catering untuk  acara perusahaan? ” Taeyeon berusaha mengubah topik pembicaraan mereka. Dua pria itu terus bercerita apaapun yang ada dibenak mereka hingga tidak menyadari jika sudah satu jam bernostalgia tentang masa-masa sekolah mereka dulu. Saat terus berbincang-bincang, seseorang mengetuk pintu ruangan itu. Seorang wanita cantik berjalan seraya mengerutkan dahinya seolah bertanya-tanya apa hubungan pria yang dicintainya dengan pemilik catering tersebut. Wanita yang menjabat sebagai sekretaris itu membungkuk dengan sopan.

“Maaf Mr.Kim, lima belas menit lagi anda ada pertemuan dengan Mr. Nam untuk perjanjian kerja sama perusahaan “ Ujarnya dengan sopan juga untuk menarik perhatian Taeyeon, pria yang dicintainya.

“ Baiklah. Tolong persiapkan semuanya, dalam sepuluh menit saya akan berada disana“

“ Baik Mr. Kim saya perimisi “ Sang sekretaris kembali membungkuk dan berjalan perlahan dengan bahasa tubuh yang dibuat terlihat sexy bak seorang model papan atas untuk menarik perhatian atasannya itu. Sama seperti sebelumnya, sedikitpun Taeyeon tidak tertarik.

 “ Wow! Aku tidak menyangka seorang Kim Taeyeon memiliki sekretaris yang begitu sexy “ Ujar Hyoyeon setelah terpesona melihat kemolekan tubuh wanita yang sudah keluar dari ruangan sahabatnya itu.

“ Aiish.. sudahlah. Jangan bahas yang tidak penting dan aku tidak punya banyak waktu hari ini Hyo “ Taeyeon memijit keningnya yang terasa sedikit sakit. Tetapi Hyoyeon menhiraukan perkataan sahabatnya itu dan melanjutkan pertanyaan yang muncul dibenaknya.

“ Sepertinya dia menyukaimu Taeng, terlihat sekali saat matanya menatapmu dan bahasa tubuhnya yang sepertinya ingin menarik perhatianmu “ Taeyeon kembali membuang napas beratnya.

“ Aiigoo.. bisakah kau tidak membahas itu? hanya perasaanmu saja Hyo “ Hyoyeon yang melihat Taeyeon yang sedikit frustasi akhirnya tidak lagi melanjutkan bahan pembicaraan mengenai sekretaris Taeyeon tersebut.

“ Arraseo. Aku harus pulang, sepertinya kau begitu sibuk hari ini “ Hyeoyeon menghabiskan minuman yang didepannya.

“ Baiklah, aku menyesal tidak bisa berbincang denganmu terlalu lama “ Taeyeon menghela napasnya, sedikit kecewa karena tidak bisa berbincang lebih lagi bersama sahabatnya itu.

“ aku mengerti tae, kapan-kapan kita bisa bertemu kembali “ Taeyeon mengangguk kemudian memeluk sahabatnya itu.

“ Kau janji denganku untuk bertemu kembali “ Ujar Taeyeon.

“ Seharusnya kau yang berjanji padaku. Kau kan CEO tersibuk di dunia ini.“ Taeyeon  mendaratkan kepalan tangannya di kepala Hyoyeon yang membuat sahabatnya itu mengusap kepalanya yang terasa sakit.

“ Apa-apaan kau memukul kepalaku? Perkataanku memang benar kalau kau itu orang sibuk bukan? “ Ujar Hyoyeon dengan kesal yang membuat Taeyeon tertawa.

“ Kau mengatakannya secara berlebihan “

“ Terserah kau saja. Aku harus pulang. Jaga kesehatanmu karena kau begitu sibuk mengurus perusahaan sebesar ini “ Hyoyeon menepuk-nepuk bahu Taeyeon untuk memberikan semangat kepada sahabatnya itu.

“ Arraseo, kau juga “ Mereka kembali berpelukan dan Hyoyeon pun keluar dari ruagan Taeyeon karena harus pulang untuk mengurusi restaurantnya yang akan ramai dikunjungi.

 

***

 

            Yuri berjalan tergesa menuju kamar hotel yang ditempatinya bersama Jessica selama mereka berada di negara dimana orang tua pria itu menetap. Jantungnya berdegup kencang setelah apa yang terjadi dirumah orang tuanya. Perasaan bersalah begitu menghantui melihat Jessica yang menjatuhkan air mata didepannya dengan kekecewaan yang begitu terlihat. Yuri sendiri begitu kecewa dengan apa yang sudah dilakukan oleh orang tuanya. Tanpa sepengetahuan mereka sudah membuat perjanjian yang tidak akan pernah disetujuinya. Cintanya hanya satu dan akan abadi untuk selamanya. Cintanya yang hanya diberikan untuk wanita berhati mulia yang begitu dikaguminya sejak masih berada di bangku sekolah. Jung Sooyeon, nama yang menurutnya begitu cantik apabila diucapkan yang selalu membuat hatinya damai dan bahagia apabila sedang bersemayam di otaknya. Itu tidak akan pernah berubah sedikitpun kadar cinta yang ditunjukkannya. Apapun yang terjadi, apapun rintangan yang akan menanti. Itulah janji yang diucapkan dan tertanam didalam hatinya. Janjinya yang tidak akan lagi meninggalkan dan menyakiti hati wanita bernama Jung Sooyeon.

            Yuri membuang napas beratnya seraya menatap pintu yang tertutup rapat. Dia harus menyelesaikan semuanya sebelum terlambat, sebelum sang kekasih kembali menjauh dari hidupnya. Jantung Yuri semakin berdetak tidak normal saat pintu itu dibuka. Figur yang berada didepannya membeku sama seperti dirinya yang juga terdiam tanpa kata. Wanita yang dia cintai berdiri dihadapannya dengan air mata yang terus saja mengalir di pipi putihnya. Tangan lembut itu memegang sebuah koper yang membuat Yuri membesarkan mata. Ketakutannya akan menjadi kenyataan bahwa sang kekasih akan kembali jauh dari sisinya. Tidak, dia tidak akan membiarkan itu terjadi kembali. Tidak akan pernah!

“ Sooyeon “ Yuri yang mencoba untuk menggenggam tangan sang kekasih namun langsung ditepis dengan kasar.

“ Jangan coba-coba kau menyentuhku Tuan Kwon “ Balas sang kekasih dengan nada dingin yang membuat hati Yuri terasa begitu sakit. “ Lebih baik kembali kepada tunangan anda dan biarkan aku pergi “ Yuri menggeleng dan dengan cepat menggenggam kedua tangan Jessica sehingga membuat koper ditangan wanita itu terlepas.

“ YA! Lepaskan aku Kwon Yuri! Kau jangan lancang padaku! “ Jessica berteriak dan berusaha melepaskan diri dari pria yang kini mendorongnya masuk ke dalam kamar. Berusaha mengunci kamar itu dengan satu tangannya dan berhasil.

“ Jung Sooyeon!  Kau ingin semua orang dilantai ini mendengar teriakanmu?! “ Yuri sedikit membentak yang membuat Jessica naik pitam dan terus memberontak.

“  Aku tidak peduli! Jika kau tidak ingin orang mendengarnya dan mendobrak pintu ini, lebih baik kau lepaskan aku sekarang! “ Yuri tidak mengindahkan perkataan Jessica, bahkan semakin mengeratkan genggamannya.

“ Ya! Kau menyakitiku! “ Jessica merasakan sakit dipergelangan tangannya karena genggaman Yuri semakin kuat. Lelaki itu baru tersadar saat Jessica semakin meringis kesakitan dan langsung memeluk wanita yang dicintainya itu.

“ Mianhe “ Bisik Yuri ditelinga Jessica yang kini membeku. Sesaat kemudian wanita itu sadar dan kembali berusaha melepaskan diri. Namun Yuri semakin mempererat pelukannya yang membuat tubuh Jessica menegang.

“ Please, beri aku kesempatan untuk menjelaskan semuanya “ Yuri sedikit merenggangkan pelukannya untuk menatap tepat di mata cantik Jessica yang diselimuti air mata, terlihat begitu jelas bahwa wanita itu begitu kecewa. “ Sooyeon-ah, Please? Kita bicarakan ini dengan kepala dingin “ Tatapan lembut Yuri sedikit menenangkan Jessica. Wanita itu juga tidak mengerti bagaimana bisa tatapan lelaki itu mampu membuat hatinya tenang setelah apa yang dilakukannya selama ini, yang selalu menyakitinya berkali-kali.

“ Duduklah “ Yuri menuntun Jessica untuk duduk disofa agar bisa lebih meredam amarah wanita yang dicintainya itu. Mereka duduk berdampingan, Yuri sedikit menghadap ke arah Jessica yang hanya menatap lurus kedepan dengan tatapan dingin namun kosong.

“ Bicaralah, aku tidak memiliki banyak waktu hanya untuk membahas pertunanganmu “ Ujar Jessica dingin. Yuri membuang nafas beratnya. Jujur, itu menyakiti hatinya dengan perkataan yang dilontarkan Jessica. Namun dia menyadari jika wanita dihadapannya inilah yang paling tersakiti.

“ Sooyeon-ah, kau harus ingat kata-kataku ini. Aku tidak akan pernah menikah dengan wanita itu! “ Yuri menekankan setiap kata yang diucapkan. Meyakinkan Jessica bahwa dia tidak main-main dengan perkataannya. Jessica hanya tersenyum miris seolah tidak percaya dengan apa yang dikatakan Yuri. Dia sudah cukup lelah untuk mempercayai semua ucapan yang terlontar dari bibir pria itu. Kepercayaan yang diberikannya seolah hanya menjadi senjata untuk membunuh dirinya sendiri, hanya untuk melukai hatinya. Memang, senyuman Jessica itu membuat hati Yuri seolah tertusuk beribu jarum. Namun sekali lagi, Yuri menerimanya karena dia pantas mendapatkannya.

“ Aku tahu, kau tidak mempercayai kata-kataku. Tapi aku akan membuktikannya. Walaupun kedua orang tuaku menentang hubungan kita, aku tidak akan menyerah. Aku tidak akan pernah menikahinya karena aku hanya ingin menikah denganmu Sooyeon-ah. Walaupun orang tuaku tidak akan pernah setuju dan apapun yang terjadi nantinya aku akan tetap menikahimu. Aku tidak keberatan jika pernikahan kita nantinya tidak dihadiri oleh mereka “ Ujar Yuri dengan tegas yang membuat Jessica menatapnya.

“ Kau yakin? Kau tidak akan membohongiku lagi? Kau tidak akan menyakitiku lagi? Kau tahu, aku sudah lelah dengan semua ini Yul. Aku dilahirkan bukan untuk disakiti seperti ini! “ Jessica mengucapkan kalimat terakir itu dengan nada tinggi, menandakan dia begitu tersakiti selama ini. Kemudian wanita itu menangis dengan keras, menutup wajahnya yang memerah dan basah karena air matanya yang terus mengalir dengan derasnya.

“ Sooyeon-ah “ Yuri menggenggam tangan Jessica. “ Please.. sekali ini saja, percayalah padaku. Aku tidak akan mungkin membohongimu. Aku tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan untuk meraihmu kembali “ Jessica menatap lekat mata Yuri, mencari kebenaran agar tidak lagi tersakiti.

“ Please.. “ Yuri mengeratkan genggamannya, meyakinkan kesungguhannya dihadapan wanita itu.

“ Jujur, aku tidak tahu apa aku masih bisa menerimanya. Tapi aku memberimu kesempatan untuk kali ini. “ Jessica membuang nafas beratnya. Dia bahkan begitu tidak mengerti dengan dirinya sendiri, bagaimana bisa ucapan pria itu membuatnya kembali percaya, untuk kembali jatuh ke lubang yang sama?  Namun mungkin ini bukti cintanya yang begitu besar untuk Kwon Yuri.

“ Gomawo “ Yuri tersenyum lebar seraya memeluk Jessica dengan erat.

 

***

 

            Para karyawan di perusahaan Taeyeon begitu antuasias menyambut kegiatan gathering yang akan diadakan esok hari. Kegiatan ini dinamakan employee gathering karena yang berpartisipasi hanya seluruh karyawan seperti yang sudah mereka sepakati. Gathering ini diadakan bukan hanya sebagai sarana untuk refresing saja tetapi juga untuk mempererat hubungan kekeluargaan sesama karyawan. Taeyeon saat ini berada di aula gedung kantornya untuk pelaksanaan kegiatan gathering yang akan diadakan nantinya. Pria itu bisa melihat bahwa panitia acara yang begitu sibuk dengan kegiatan mereka masing-masing, dan Taeyeon hanya mengawasi bagaimana persiapan yang telah dilakukan oleh panitia yang sudah dibentuk dan dipercayai untuk mengangkat acara tersebut. Saat Taeyeon begitu terfokus memperhatikan sekelilingnya, tiba-tiba saja ponselnya berdering.

“ Ya? “

“ Tuan Kim, apa anda sibuk?” Terdengar suara berat dari seberang telepon.

“ Tidak begitu. Bagaimana,  apa ada perkembangan?” Taeyeon menyadari jika degup jantungnya berdetak sedikit lebih cepat.

“  Team sudah mendapatkan informasi tentang anak anda tuan. Kim, bisa kita bicarakan sekarang?” Ya, itu adalah orang kepercayaan Taeyeon untuk menolongnya mencari keberadaan Seohyun.

“ Tentu saja, saat ini posisi anda dimana? “

“ Saya sebentar lagi sampai di kantor anda “

“ Baiklah, saya tunggu di ruang kerja “ Taeyeon pun melangkah menuju ruang kerjanya.

            Tidak perlu menunggu lama, orang yang ditunggu Taeyeon pun kini sudah berada dihadapannya.

“ Apa kabar Tuan Kim? “ Ujar Pria bersuara berat itu seraya mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan dengan Taeyeon.

“ Baik, bagaimana dengan anda Ketua Jang? “

“ Sangat baik, bagaimana tuan, apa kita langsung saja? “

“ Tentu, silahkan duduk “ Ujar Taeyeon kemudian dia meminta sekretarisnya untuk mengantarkan dua cangkir kopi ke ruangannya. “ Bagaimana?” Tanya Taeyeon dengan tidak sabaran seraya menatap orang kepercayaannya yang kini sedang mengambil sebuah map di tas yang dibawanya.

“ Dari informasi yang diberikan oleh team, bahwa anak anda kini berada di daerah pinggiran kota Seoul” Ujar Ketua Jang seraya melihatkan beberapa foto yang menangkap Seohyun yang sedang bersama seorang gadis sebaya dengannya. Mereka terlihat baru saja keluar dari sebuah pasar tradisional dengan membawa banyak barang ditangan mereka masing-masing. “ Berdasarkan informasi, Nona Kim tinggal dirumah gadis yang ada difoto itu. Gadis itu hanya tinggal bersama sang ayah yang memiliki cafe kecil yang menyediakan makanan khas Korea. Nona Kim sepertinya juga membantu pemilik sebagai pelayan cafe dan tinggal bersama mereka disana “ Ketua Jang menjelaskan foto yang terlihat jika Seohyun sedang melayani pelanggan. Taeyeon begitu serius menyimak dan memperhatikan foto tersebut. Hatinya terenyuh melihat Seohyun yang sedang bekerja melayani pelanggan cafe. Taeyeon juga bisa melihat tubuh Seohyun yang mengurus yang membuat matanya berkaca-kaca. Dia ingin menangis, namun saat ini dia mampu untuk menahannnya.

“ Ba-bagaimana mereka menemukan Seohyun? “ Suara Taeyeon bergetar.

“ Mereka menemukan Nona Kim di depan restaurant dalam keadaan tidak sadar. Itu karena Nona Kim berjalan kaki selama berjam-jam dan juga dengan kedua lutut yang terluka. Waktu itu juga hujan lebat“ Penjelasan itu semakin membuat hati Taeyeon terasa sakit. Tubuhnya terasa tegang dengan hanya mendengar informasi dari pria yang berada dihadapannya itu. “ Ini tampak luar dri cafe dan dari informasi yang didapatkan pemilik cafe bernama Kim Hyoyeon dan gadis bersama Non Kim bernama Kim Nayeon, anak dari Kim Hyoyeon “ Taeyeon membulatkan matanya mendengar nama pemilik restaurant tersebut.

“ A-apa? Apa anda yakin? Kim Hyoyeon?” Taeyeon ingin memastikan apa yang didengarnya memang benar. Ketua Jang mengangguk dengan pasti dan menjelaskan tentang ciri-ciri dari Kim Hyoyeon.

“ Tunggu sebentar “ Dengan tangan yang begetar Taeyeon menghubungi sekretarisnya untuk mengirimkan nomor telepon Hyoyeon sahabatnya.

“ Tuan Kim, apa anda baik-baik saja? “ Ketua Jang kebingungan dengan sikap yang dilihatkan Taeyeon.

“ Ketua Jang, Kim Hyoyeon itu adalah sahabatku. Memang kami sudah bertahun-tahun tidak berkomunikasi lagi dan baru beberapa hari kemarin saling bertemu karena ada kerjamasa “

“ Ya Tuhan, seharusnya kami bisa lebih cepat menemukan keberadaan Nona Kim. Kami minta maaf jika tugas yang kami laksanakan tidak maksimal “

“ Oh, jangan bicara seperti itu. Team anda sangat membantu  saya Ketua Jang. Berkat kerja keras team anda saya bisa menemukan anak saya kembali “ Taeyeon begitu berterima kasih kepada Ketua Jang bersama teamnya, ini terasa seperti mimpi baginya. Taeyeon berharap ini jalan kembali untuk meraih kebahagiaannya. Dia akan berjuang untuk kembali merengkuh kedua bidadarinya yang kini seolah terbang entah kemana. Namun satu bidadarinya mulai menampakkan keberadaannya dan dia harus segera bertindak. Taeyeon tidak ingin lagi kehilangan kesempatan, tidak akan lagi menyia-nyiakan.

“ Apa anda ingin kami yang membawa Nona Kim ke anda ? “ Taeyeon menggeleng dengan cepat.

“ Tidak perlu, hanya saja saya meminta untuk terus memantau Seohyun. Saya yakin Hyoyeon akan merawatnya dengan baik sampai waktu yang tepat untuk menjemputnya “

“ Baiklah Tuan Kim kalau tidak ada yang harus dibahas untuk sementara ini saya mohon undur diri “ Ketua Jang berdiri dari duduknya kemudian mereka saling berjabat tangan.

“ Tarima kasih banyak Ketua Jang dan katakan kepada team anda juga “

“ Ini sudah kewajiban saya bersama team. Kalau begitu saya permisi “ Ketua Jang membungkuk dengan sopan kemudian dengan perlahan keluar dari ruangan Taeyon.

“ Terima kasih karena kau sudah mempertemukan aku dengan Seohyun kembali “ Taeyeon mengucapkan kata syukur kepada penciptanya atas apa yang sudah didapatkannya. Hatinya mulai sedikit merasa lega. Ya, walalupun sedikit. Dia akan tetap bersyukur dengan apa yang sudah  diperolehnya saat ini. Kemudian dengan segera Taeyeon meraih ponselnya dan menghubungi nomor yang sudah dikirim oleh sekretarisnya itu.

“ Yeobuseyo “ Terdengar suara yang dia kenali dari seberang telepon.

“ Hyo, ini aku Taeyeon “

“ Ada apa Taeng? “

“Bisakah kita bertemu hari ini? Apa kau sibuk?”

“ Hari ini? Sepertinya sampai sore aku akan sibuk karena tidak ada yang mengontrol disini. Bagaimana kalau nanti malam saja?”

“ Baiklah, jam 7 di kantorku bagaimana? “

“ Ya! Kau yang ingin bertemu denganku kenapa aku yang harus menyusulmu?”

“ Aku sebenarnya juga sibuk Hyo, tapi ada yang ingin aku bicarakan denganmu dan ini sangat penting. Please.. kali ini saja “

“ Penting? “

“ Jangan bertanya untuk saat ini dan aku akan menunggumu jam 7 di ruanganku. Gomawo, anyeong “ Taeyeon langsung memutuskan panggilan dan dengan cepat meraih kunci mobilnya, kemudian keluar dari ruangannya dengan tergesa. Entah apa yang ada dipikirannya saat ini.

 

***

            Tiffany saat ini berusaha untuk menyibukkan dirinya agar sejenak bisa melupakan semua masalah yang ada, yang sampai saat ini tidak ada penyelesaian. Tidak dapat dipungkiri, saat ini dia begitu merindukan sang suami, namun keegoisannya mengalahkan rasa rindu dihatinya. Begiu juga dengan surat perceraian yang telah diajukannya, jujur dia begitu gamang. Dilema masih melandanya untuk tetap pada pendiriannya.

            Sudah beberapa jam berlalu, Tiffany terus saja melanjutkan pekerjaannya yang sempat terbengkalai. Tiffany yang begitu fokus akhirnya mengalihkan pandangannya setelah mendengar seseorang mengetuk pintu ruang kerjanya. Bisa dilihatnya sang sahabat yang masuk seraya melihatkan senyumannya yang cantik.

“ Kau sibuk?”  Tanya Nicole seraya melangkah mendekati Tiffany kemudian mendudukan dirinya di hadapan wanita yang kini menatapnya dengan senyuman.

“Ya, lumayan. Wae? “ Tiffany melepaskan kacamata bening yang bertengger di hidung mancungnya.

“ Ada yang ingin bertemu denganmu “ Tiffany mengerutkan keningnya. Mengingat-ingat apakah ada seseorang yang berjanji bertemu dengannya. Kemudian dia merasa jantungnya berdetak tidak normal, sedikit lebih cepat setelah mengingat nama seseorang yang mungkin ingin bertemu dengannya. Taeyeon?

“ Si-siapa? “ Ujar Tiffany dengan terbata.

“ Seorang pria – “ Mendengar dua kata dari sang sahabat membuat Tiffany memotong perkataan.

“ Apa kau lupa jika aku berpesan padamu untuk tidak memberitahu Taeyeon tentang keberadaanku disini?” Tiffany sedikit emosi yang membuat Nicole menghela napas beratnya. Dia begitu tahu jika Tiffany saat ini begitu sensitif dan dia memakluminya. Nicole tidak akan ikut terpancing emosi dengan Tiffany yang  berbicara dengan nada tinggi padanya.

“ tidak bisakah kau untuk tidak memotong perkataanku terlebih dahulu? “ Nicole berusaha tenang.

“ Mianhae.. “ Ujar Tiffany merasa bersalah.

“ Pria itu mengatakan jika dia teman sekolahmu. Dia tadi mengatakan siapa namanya. Aiigoo kenapa aku sampai lupa “ Nicole merutuki dirinya seraya menepuk keningnya sendiri.

“ Teman sekolahku? “ Tiffany kembali mengerutkan keningnya. Penasaran siapa pria yang dikatakan Nicole. “ Ya! Apa kau sudah tua sampai lupa seperti itu? “ Nicole melihatkan ekspresi kesalnya.

“ Namanya terlalu sulit untuk diingat. Sepertinya dia bukan orang Korea “ Nicole terus berusaha mengingat nama Pria yang menemuinya tadi. “Nic.. Nichun? Aah bukan itu. Aiigoo “ Nicole terus saja berpikir seraya memandang langit-langit ruangan Tiffany yang kini sudah membelalakan matanya.

“ A-apa yang kau maksud adalah Nichkhun? “

“ Ah! Benar sekali. Nichkhun “

 

To Be Continued..

 

Hai haai anyeonghaseyooo..  akhirnya gue balik setelah begitu lama ga update huahaha #tampangpolos

Ada yang kangen ga? Hayoo hayoo

Okeh gue ga mau banyak bacot, Cuma mau bilang kalo chapter 21 bakalan publish sepecatnya dan kali ini ga boong.. beneran deh. Gue yakin pasti ga ada yg bakalan percaya sama omongan gue lagi, but it’s okay

Nah bagaimana pendapat kalian tentang MANTAN TIFFANY di chap ini?

Anyeooong  #ting #ilang

Advertisements

47 thoughts on “Dear Mom (Chapter 20)

  1. Authorrr u kemana aja selama niiiiiiii 😱
    Setahun ga nongol2 buat lanjutin nih ff 😩 gw kn kangen banget ama ff u yg ni 😢

  2. Kyaaaa finally kmu update juga. Hahaha setahun gak update. Ampe lupa gue. Yakkk itu Thai knp muncul??? Smoga taeny cpet bersatu n ktemu ama seo. Ok, next yah lw bsa bsok udah update. Hehe

  3. wooow…anyeong rara….akhirnya ff fav ku yg dtgg sekian lama update jg..gomawooo uda update.aduh koq nikon muncul d ff ni..please jgn buat khunfany.taeny forever..ga sbr pgn kluarga taeny bersatu lg ni…smoga next chap taeny bs bersatu lg ni.kasian taeny pdhl mase saling cinta…smgt ya rara dtgg next chap…tp jgn lama2…^_~

  4. Iuuuhhh, ngapain tuh thai muncul disini? bisa berantakan Kim family kalo dia muncul

  5. Akhirny DM update juga
    Duh rumit banget kim family , ngapai lagi si thai itu muncul yaelahh makin rumit ini , cepet update lagi ya thor pokok e harus happy ending 😂😂😂

  6. Akhirnya taeng nemuin seohyun.. kirain bakal ketemu pas hyoyeon nganter makanan keperusahaan taeng..
    Itu nikon kenapa muncul.. taenynya udh lagi rumit.. dia muncul ntat tambah rumit lagi -_-

  7. wow…welcome back sng bgt rasany udh lm bht, bgmn kbrny?ap kuliahny lncar?
    mslh dsini msh pelik y? msg2 org taeny,yulsic msh blm ad jln keluarny…
    tp brt baik seo bisa ditmukn….
    khdirn nickhun dlm hub taeny sm sprt yuri kala taengsic msh bsm….smg g nmbh konflik br…
    ditggu update ny.……oh msh tggu yg Love between dream ny jg kpn update.,…

  8. makasih buat author udah mau update ff ini
    tapi……kenapa ada tuh orang!!!!
    oh my hubungan taeny aja lagi kacau malah muncul hama lain
    kenapa harus dia sih thor, perusak suasana aja

  9. Sampai lumutan kita nunggu ne ff bru update jga..
    Ya taeng knpa gk jmput soebaby pdahal dah tau dia tinggal dimna..
    Fany knpa gitu skli sih ma taeng
    Nickhun ne knpa hrus muncul

  10. 🎉🎉🎉🎉🎉🎊🎊🎊🎊🎊🎊👏👏👏👏👏👏👏👏Akhirnya update juga setelah 30 tahun Lamanya bersemedi mendaki gunung melewati lembah, melewati Tokyo seoul London newyork Akhirnya sampai di Padang 😂😂😂😂.. Ternyata tae dan hyo teman yah dan seobaby Ada di rumah hyo, dunia mank Kecil kata sang autor.. Yul mank gantel bgt yah ttp melindungi sica dan Akan menikah dengan sica .. Ahhh tae juga Harus tegas jangan mudah menyerah Dalam mengahadapi sikap keras fanny dan seo.. Tetap semangat yah Harus bergeges sebelum sang mantan mendatangi panny..

  11. Yeyyyy akhirnya… dear mom di update juga setelah sekian lama hahahaha
    Akhirnya tae udah tau seo dimana…
    Dan….. eng ing eng….. masalah datang lagi kenapa si nick harus nongol di saat yang tidak tepat huaa…..

  12. Ntaps… setelah nunggu berbulan-bulan akhirnya nongol juga lanjutannya. Udah diteror berapa readers kak? Bukan aku aja, kan? Kkkk….
    Janji ya next chapnya cepet. Jan lama-lama. Lebih dari sebulan, langsung kuteror kau dengan Bismillah 😂😂

  13. KEren….. Ra, walau gue baru baca sekilas doang tp sepertix muantap tenan..

    👍👍👌👏👏👏

  14. yaelah si seohyun ud ditemuin, masalah baru muncul, apa lg di nikon dateng lagi beuh.. gw yakin ni olang pasti mau ngejar cinta si panny.. klo saja tiffany bs ngurangin rasa egoisnya mungkkn ga serumit ini.😑😒😔😤😠

  15. Iih najong ad c Khunyuk.. Huek Huek Huek..
    sedih bgt yak Tae pas mengetahui ke berada an Seobaby.. Yulsic ga menunjukan akn berlanjut ke tahap yg serius.. Kpn Jessie akn mengetahui Seobaby ilang.. Jessie sibuk dgn urusan hati yg galon mlu.. Fany semoga ga tertarik sama tu Khunyuk.. Semoga y ra nepatin janji ny kali ini.. Ga bakal lama updet ny

  16. udah lama kangen sama ff ini 😱 akhirnya update juga …
    hayo ngapain nickhun datang disaat taeny lg ada badai ? tar jd tambah lg badainya 😺

  17. Welcome back thorr,, I miss U hhaa
    Thor knpa harus si gjah thai sihh knpa ga yg lain aja kan jd emosi gue,

  18. baru aja di ingat apa deer mom udah di update ya, pas masuk wp ternyata udah di update senengnya minta ampun 😁😁
    sukur deh udah ada titik terang untuk taeng menemukan seohyun, tinggal menyakinkan pany aja lg supaya gx jd cerai, tp si mantan pany bikin deg2an aja, apa nanti taeng akan salah paham tuh ama cowo

  19. Nunggu smpi berjenggot thor..
    Kngn bngt ini cerita..
    Aigo knp nick dimasukin kesini.
    Hufff
    Janji itu utang thor dibawak mati loh,hrs cpt uptude..😁😁

  20. Semoga taeyeon cepat ketemu sama seohyun dan bawa lagi hyuni bareng dia. Biar fany bisa maafin taeyeon dan tidak menambah drama gara2 si nikon muncul..
    Semangat nulisnya thor,, di tunggu karya selanjutnya 😊😊

  21. akhirnya yg dtunggu” update jg. jd hyo itu sahabat taeng..mg taeng cpt ketemu sm seo anknya, btw author knp itu kunti nongol sih, gw gak rela klo fany smp dkt sm tuh gajah ya, please jgn ada drama lg thor,

  22. Kenapa sih nickhun harus muncul jga disaat taeny lagi diujung tanduk bikin tambah ribet aja dia nanti

  23. Akhirnya update juga,,,smg yulsic selalu bersama kasian jessica selalu menderita

  24. Akhirnya ini ff apdet jugaa, sampe sempet lupa nih ff alur nya gimana untung aja inget sambil baca2 wkwkwk
    Kapan kelar dah thor masalah nya, jgn sampe tuh sekretaris nya taeng dan si pria thai itu jd masalah baru lagi buat mereka. Masalah seohyun aja blm kelarr-_-semoga aja seohyun langsung mau pas di bawa pulang sama taeng gaada penolakan apapun. Seriuss ini masalah titik terang nya gak muncul2, sekali nya mulai menampakan tp gue malah mencium aroma2 badai lagi…hmm
    Semoga cepet ketemu titik terang seutuhnya, udahan badai nya kesian taeny. Kan pen liat moment manis mereka lebih lamaa…

  25. Akhirnya taeyeon bisa nemuin seohyun

    yah pake ada si nickhun masalah lagi deh tuh nganpain sih pake nemuin tiffany lagi

  26. Akhirnya yang ditunggu telah tiba 🙌
    Ada bbrp yg pengen kukomen tp butuh memastikan dulu di chapter2 sebelumnya. Ni ff kelamaan ga update sampe aku lupa ceritanya 😂 save dulu ya, ntar klo udh sempet ngecek baru kutambahin hahaha

    Anyway, welcome backk author tercinta 😘😘 ditunggu chapter 21nya

  27. AUTHORRRRRRRR KEMANAAAA AJAAAA
    BUSETT BRUU MUNCULLL
    wkakakakakaa
    Sekali ny muncul bwa gajah -_-
    Wkwkwkw
    Ngpin coba muncul2
    Taeny lgi rumit nih
    Wkwkwkw
    Lanjutt jgn lama yaa hahahaa

  28. Bnrn update ap mesti nggu stahun jg thor? Thor jgn byk2 dksh badai donk kasian ei. Scptnya thor d update

  29. YAAMPUN THOR KEMANA AJA:V SETELAH SEKIAN LAMA BERSEMEDI DIGUA AKHIRNYA MUNCUL JUGA :V ngahaha #balikkecerita itu gajah ngapa ada disitu -..- knp masalah keluarga kim mlh makin buanyak,kpn selesai nya,fany kapan ketemu seonya,seo kapan ketenu fanynya gue kn mau liat part seofany mewek”an:’v pokoknya DITUNGGU DENGAN SANGAT AMAT DITUNGGU CHAP 21NYA , SEMANGAT :V

  30. Akhirnya update juga ni ff.. Setelah sekian tahun hehehe.. Makin seru , semoga di chap selanjutnya tae ketemu sama hyuni.. Dan semoga kali ini autor tidak berbohong untuk segera memposting chap selanjutnya.. 😀😀

  31. Akhirnya author dapet hidayah buat ngelanjutin nih ff 😭😭😭😭 nyampe lupa jalan ceritanya nih kudu baca ulang 😮😣

  32. Setelah sekian lama thor akhirnya lo update jg. Knp pda d ksih bdai lgi sih, bru jg taeng nemuin seohyun. Knp jg mantan nya fany dtg d saat yg g tepat.
    D tunggu next nya thor, smg bnran g lama hehe….

  33. Akhirnya apdete😢nikhun????sya ga suka nikhun,konflik baru lag thor????ayolah fanny maafin taetaemu😢😢😢

  34. Ngapain pula si nickhun muncul? Bikin suasanya tambah runyam aja…

  35. dihh si kuli muncul, jgn bilng klo itu trnyata mantan si fany di sekolah , taetae kn jealous(?) 😦 .. makin kompleks but nice story thor, Good Job(y) .. fighting next chap:D

  36. waawww omm nikon ada jg pasti taeny ny tar mkin memanas nih hihihihi

    buat yulsic akoh bersatu ,pleaseee wheehegegegeg sian sica umma sedihh mulu u.u

  37. knp gajah muncul di saat hub Taeny renggang ?
    jgn sampe Fany jatuh hati ma si gajah
    kasihan ntr my Taetae

  38. Qirain ne ff dah jd fosil,trxta muncul jga,ehh tp np nick pake ikutan muncul sgala

  39. Akhir nya update juga thor kirain udah gag bkal di lanjut lg, oh iyah thor btw gua reader baru di sini maaf baru bs komen

  40. waaaaahhhhh akhirx setelah lumutan muncul jg nee FF 😀
    makin seru klo udh ada yg ketiga,, dukung nikhun aja,, cakep dahh.
    seo blm keliatan, jd gk bisa komen soal dia.
    dtggu nex chapterr… ndk pake lama

  41. Lah apalah si nikon muncul bbzzz
    Pertandaa… Au ah
    Uda ih baikan aja baikan jangan sampe cerai
    Dan please jangan pehapein aku lagi ajahaha

  42. Whooaaa nongol jg nih akhirnya, sekian lama daku menunggu nih epep thor, lumutan plus jamuran deh thor😆
    Syukur deh kl taeng udh nemuin seo, kasian tuh bocah eh tp ppany blm tau ya soal seo, moga aja taeny bs balikan lg, jgn bikn drama lg deh thor, tuh ngapain khun pake nongol, ngrusaka suasana aja
    Yulsic jgn pisahan donk, seneng deh kl sica mo ksh yul kesempatan

  43. Akhrinya mimin meng update
    Well nickhun can be another obstackle for tae
    Hhm…

  44. akhirnya ceplok telur juga ni epep. lama bgt nungguin klanjutanya.
    tae dah mau ketemu sama seo,tpi kok malah muncul nickhun sich

  45. Sudah nunggu lama ff ini baru di update😢😢😢😢 complicated bgt ya hidup taeng.. semoga taeyeon bisa menyelesaikan kesalahpahaman ini ya. Trs bisa bawa seohyun kembali kehidupannya. Trus seotae mulai ketemu tiff bujuk tiff hehe dan kembali bahagia. Dan semoga seo bisa nerima tiffany sebagai eommanya setelah semua kejadian ini. Di tunggu next chapnya author 😄

  46. what????nikhun muncul..waduhhh akan tambah msalah nih…

  47. makasih banget author udah mau lanjutin ceritanya TT__TT hiks aku terharu karna menunggu setahun hanya untuk membaca kelanjutan cerita FF yang bagus ini…

    masih seperti sebelumnya, kalo yang Taeyeon sudah mulai menemukan titik terang dan lagi2 yulsic masih aja buntu dengan hubungan mereka… sica yang tabah yaaa.. semua akan indah pada waktunya begitu juga dengan taeyeon T__T aku sedih baca FF ini 😦

Comment Please...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s