rara0894

All about TaeTiSeo and GG

We’re The Flyers (Chapter 2)

51 Comments

Author        : Hireon99

Main Cast  : Taeyeon, Tiffany, Sooyoung

Cast              : Yuri, Jessica, Yoona, Seohyun, Hyoyeon, etc.

Genre          : Friendship, Romance, Comedy

the flayers

“Ya! Seohyun-ah” Teriak Tiffany pada adiknya Seohyun. Mereka memang adik kakak bahkan terlalu bagus jika mereka disebut adik kakak. Setiap hari mereka selalu meneriaki satu sama lain karena hal yang sepele. Ya, begitulah cara mereka untuk saling menyayangi dan memberi perhatian satu sama lain.

“Seohyun-ah cepatlah sedikit” Teriak Tiffany lagi, itu bahkan tidak terdengar seperti teriakan. Itu lebih mirip jeritan untuk tipikal suara Tiffany yang nyaring.

“Ne unnie, aku datang” Jawab Seohyun pelan. Seohyun muncul dibelakang Tiffany yang sedang menata sarapan. Dia dan kakaknya memang sangat berbeda. Seohyun jauh lebih tenang ketimbang Tiffany yang mudah tersulut emosi layaknya seorang ibu tiri. Tapi Seohyun tetaplah Seohyun, dia juga akan berteriak jika Tiffany memulainya.

       Tiffany tengah kerepotan untuk menyiapkan sarapan padahal di apartemen ini hanya ditinggali dia dan adiknya. Orang tua mereka sudah bercerai tiga tahun lalu yang mengharuaskan mereka untuk hidup mandiri karena ibunya pindah ke Amerika dan menikah lagi. Sedangkan ayahnya sekarang bekerja di luar negeri menangani cabang perusahaan departement store Korea di Osaka Jepang.

***

   Kota Seoul tampak ramai banyak orang berlalu lalang, kendaraan pun mulai memadati Ibukota Korea Selatan ini. Banyak juga orang-orang yang memulai pekerjaan mereka masing-masing dipagi ini atau siswa-siswa yang akan berangkat kesekolah dengan berbagai seragam yang berbeda, termasuk Seohyun dan Tiffany tentunya. Sebuah bus berhenti di halte yang ramai seperti biasa, banyak penumpang yang naik-turun, Tiffany dan Seohyun duduk di bangku paling belakang di bus ini.

      Mereka berdua sekolah di tempat yang berbeda. Tiffany adalah siswa dari Sung-Hwa Art High School, sekolah yang sangat terkenal karena telah bekerja sama dengan agensi agensi besar Korea, sebagai sekolah formal untuk para Trainee agensi ternama. Tiffany sekolah disini tentu saja karena dia mempunyai bakat musik yang bagus tetapi Tiffany bukanlah salah satu diantara mereka yang terikat kontrak jutaan dollar dengan suatu agensi. Dia memang siswa SMA Sung-Hwa tapi dia tidak termasuk trainee di agensi manapun. Tetapi dia bukanlah seorang yang tidak berbakat. Tentu saja karena Tiffany tidak memperkenalkan bakatnya kepada siapapun kecuali keluarga dan orang terdekatnya.

Sangat disayangkan!

       Sebenarnya dia ingin mengantikan ayahnya di perusahaan yang sama atau memulai bisnisnya sendiri di bidang Fashion. Jika begitu lalu apa yang membuatnya masuk sekolah seni? Ya, walaupun fashion juga termasuk seni tetapi seni musik dan fashion jauh berbeda.

“Sampai jumpa nanti,  Jangan pulang terlambat arrasseoyo!” Tiffany mencubit hidung adiknya sambil tersenyum manis yang dibuat buat, orang setempat biasa menyebut itu Aegyo. Seohyun sangat membenci hal itu karena jika Tiffany yang melakukannya sangat dilebih-lebihkan. Menurutnya itu sangat menjijikan, rasanya sarapan yang dia makan tadi akan segera keluar lagi dari perutnya.

“Berhentilah unnie, itu tidak lucu sama sekali” Seohyun menunjukan raut muka tidak nyamannya.

“Kenapa? Lagipula aku suka melakukannya. Aku juga belum pernah melihatmu muntah karena ini, kecuali yang bulan lalu” Tiffany tersenyum mengejek adiknya sendiri. Seohyun berusaha kembali pada topik pembicaraan. Tiffany akan terus liar berbicara ini itu tanpa berpikir. Terlebih harga dirinya terancam jika Tiffany mengungkit lagi masalah bulan lalu. Ketika dia benar-benar muntah saat Tiffany  melakukan aegyo.

“Dengar, Aku tidak akan pernah pulang terlambat jika bukan kamu yang memulainya” Timpal Seohyun. Mengembalikan pembicaraan ini kembali ke jalannya. Bus berhenti dan Seohyun pun berdiri. Dia sudah sampai ketika pintu bus dibuka dan segera turun.

Tiffany melambaikan tangannya pada Seohyun yang sudah turun di halte depan sekolahnya. Seohyun hanya membalasnya dengan menjulurkan lidahnya pada kakaknya itu. Setelah berpisah dengan adiknya yang berada di sekolah menengah pertama, bus kembali melaju menuju pemberhentian selanjutnya.

***

“Fany~ah!! ” Jessica, teman Tiffany memanggilnya. Gadis blasteran Amerika Korea sama sepertinya.

“Ya~ Fany~ah!!” masih berusaha memanggilnya.

“Ya! Hey! Fany~ah” Masih terus memanggilnya.

“Ya! Hey! Aigoo Fany~ah!” Bagimanapun cara jessica memanggilnya itu tampaknya tidak berhasil. Bagaimana bisa berhasil jika Tiffany berjalan dengan headset ditelinganya. Ya, Jessica mendapat pointnya dia menarik salah satu headsetnya.

“Dasar! kau tidak mendengarku sama sekali? Aku terlihat bodoh karena kau!”  Jessica mencubit lengannya

“Kau memanggilku?” tanya Tiffany dengan lemotnya. Jessica semakin mendidih.

“Astaga! HWANG MIYOUHPMMFT !” Tiffany segera membungkam mulut Jessica dengan tangannya. Sebelum ada yang mendengarnya.

“Ya! Jangan mengucapkannya disini kau lupa perjanjian kita ! JUNG SOOYHPFTT!” Ganti Jessica yang membungkam mulut Tiffany tanpa mereka sadari mereka tengah menjadi pusat perhatian beberapa siswa yang lewat. Mereka menatap aneh kedua gadis ini. beberapa lelaki yang lewat nampak tidak peduli dalam hati mereka seakan berkata -Kau tidak akan pernah mengerti dengan urusan perempuan-

“Ya ! Tiffany!” Tiffany berlari meninggalkan jessica.  Jesica sendiri membungkuk meminta maaf atas keributannya pada beberapa siswa yang menatapnya dengan tatapan yang tidak dapat dijelaskan. Dia berjalan cepat mengejar Tiffany.

“Tidak ada untungnya aku memanggilnya tadi! Tetap saja aku ditinggalkan. Dasar bolot, lemot, budek awas kau Hwang Miyoung” Jessica mengumpat Tiffany sembari berjalan melalui koridor sekolah.

      Tiffany sudah sampai di kelas, dia duduk meletakan tasnya lalu melepaskan headsetnya. Tiffany duduk di bangku baris pertama dari pintu duduk bersama dengan Jessica tentunya. Tiffany tengah bermain-main dengan handphonenya, tiba tiba dia berhenti karena merasa waktu terasa melambat dan kulitnya merasakan hawa kematian. Jessica menatap lekat Tiffany dengan death glare kabanggaannya

“Ya, jangan menatapku seperti itu mataku sakit melihatnya”

“Minta maaf sekarang atau kau duduk sendiri hari ini” Yeah, Princess Jung kembali meninggikan kelasnya.

“Huh? Memangnya kau mau duduk dimana? ” Tiffany mendengus pada gadis yang seumuran dengannya itu.

“Lihat kelas kita menambah dua pasang bangku dibelakang kita? Well aku akan duduk dengan seseorang yang tampan nantinya” Jessica duduk di bangku belakang Tiffany meletakan tasnya lalu kembali menatap Tiffany.

“Apa untuk murid baru?” Tiffany bertanya. Jessica sudah biasa dengan respon Tiffany yang sangat lambat dalam menerima informasi. Ya, sangat lambat. Bisa di ulang? Ya, saaangaaat laaaambuuaaaat.

“Kau tidak tau beritanya?” Jessica menopang dagunya.

“Hello Jess, aku bukan gossip girl sepertimu” Tiffany memutar bola matanya.

“Oh, Tiffany ayolah kamu tidak seru”

“Berita apa ? aku tidak mendengar apapun” Tiffany berusaha terdengar tertarik dengan pembicaraan ini.

“Yeah, tentu saja kamu tidak tau, kamu kan seorang pelajar yang merangkap menjadi seorang ibu rumah tangga ” Jessica mengejek lagi. Memulai pertengkaran lagi padahal tidak ada seorangpun yang peduli jika nantinya mereka benar-benar bertengkar atau saling membunuh sekalipun.

“Diam kau Jung Sooy—”

“Jangan memulainya lagi Hwang!” Dia memberi tatapan yang mematikan kembali sebelum Tiffany mengucapkannya. Nama korea adalah masalah terbesar untuk keduanya.

“Baiklah, kita baikan sekarang oke? Jadi apa beritanya?” Tiffany duduk di kursinya meletakkan tas pink pastelnya.

“Kamu tau The Flayers? Band underground yang pernah main di depan kafe dekat sini, ingat?” Jessica mengisyaratkan menunjuk sesuatu.

“Hmm tidak” gadis ber-eyesmile itu mengeleng dengan polosnya.

“Ya ampun, bilang saja kamu ingat” Tiffany mengangguk. Jessica memprotes ia benar-benar bosan dengan Tiffany yang lambat dalam berpikir.

“Ya, aku ingat” Tiffany dengan nada yang dipaksakan agar sahabatnya itu senang.

“Mereka akan sekolah disini mulai hari ini setelah sekolah mereka ditutup karena bangkrut. Bukankah itu keren kita memiliki 5 Flower Boys dalam satu kelas”Jessica duduk di salah satu bangku.

“Mereka bahkan sudah terkenal bahkan sebelum menjadi trainee di manapun” Jessica nampak membayangkan sesuatu.

“Apa bagusnya? Biasa saja”

“Ya tuhan, aku sudah membicarakan hal yang sia-sia dengan orang ini” Jessica menyerah, dia melakukan hal yang hanya membuang waktunya. Tiffany tempak berpikir sejenak. Jessica menunggu apa yang akan gadis itu katakan.

“Kamu tidak tahu bagaimana asal mereka. Kamu tahu musik adalah hal yang universal, mereka bisa saja berandalan yang di pungut di jalanan. Kamu ingin berandal disini tambah banyak” Tiffany menjelaskan panjangnya.

      Jessica mencibir. Tiffany memang tidak mengerti maksud Jessica tentang flower boys. Tiffany tidak pernah memiliki kekasih sejak lahir alias jomblo alias tidak pernah pacaran satu kalipun. Walaupun dia memiliki wajah cantik, tipe ideal anak laki-laki. Apa itu terdengar seperti kutukan? *HahahaTawaJahatSangAuthor

“Tahu dari mana kamu bahwa musik underground selalu berandalan. Kamu tahu Choi Siwon anak konglomerat juga memilih jalan musik” Jessica tetap tidak bisa membiarkan pemikiran bodoh Tiffany berlama-lama bersarang di kepala temannya.

“Di negara ini, lelaki yang seperti mereka itu sudah biasa. Kamu tahu sendiri berapa banyak manusia berbakat di bidang musik di sini Sica-yah”

“Kamu harus terbuka dengan laki-laki Fany-ah” Jessica menurunkan nada bicaranya.

“Aniya, aku tidak perlu itu semua kamu selalu bilang lelaki itu sama saja jadi…” Tiffany menggantungkan kalimatnya.

“Jadi??” Jessica menaikan salah satu alisnya karena penasaran.

“Akumenikahdenganmusaja” Tiffany mengucapkannya cepat matanya menatap seduktif. Dan itu justru semakin menyulut kemarahan Jessica.

“YA!!! KAU INGIN MATI HAH!!!”

TBC

Short update, cast ewek-ceweknya udah muncul tuh. Kalo seofany jadi adik-kakak nih bukan ibu dan anak yah  J. Yang mau chat sm gue bisa lewat line idnya hireon99, atau langsung gabung aja di grup wp. Satu lagi gue gak bisa buat poster, jadi maaf aja kalo jelek.

Advertisements

51 thoughts on “We’re The Flyers (Chapter 2)

  1. jeti haddeeeeehhh bner2 dah mereka yg satu lemot yg satu heboh kalo gw ada di deket mereka kaya nya bakal berisik banged deh yaa hahahaa
    cwe nya jetiseo doang thor??

  2. omegat!!part ini kocak dah,,,
    ntuh di scene akhir kok ppany kyk trauma gtu ama cowok,,knp??appa nya ppany b*j*t kah di epep ini??scra seofany anak broken home,,,terus knp jg ppany harus nyebunyiin bakat nya??pan sayang,,

  3. Wkwkakaka wohooo updateee
    Jeti kocakk daahhh 😂😂😂
    Gasabar liat kedatengan flayerss 😉😉
    Lanjut2 thorr

  4. The Flayers kok nggak muncul di part ini???
    Biasalah kalo udh duo amerika yg muncul pasti bawaannya rame…
    Hahaha….
    Fany mah gitu ngomongnya.. awas nanti jatuh cinta sama salah satu member TF nanti..
    haha…

  5. Hahaha seofany sama jeti bikin ngakak yaelah jeti teriak teriakan mulu
    yaelah fany sok gengsian entar karma loh..

  6. Gw sukaaaa banget ama ini ff, pambawaannya bikin baca nya enakk, Seofany emang pantes jadi adek kakak sabar2 ya seo ama kakak mu yg lueeeemmoooottt buuuuaaangeettt lol. Jetiii ngakak dah di scene terakhir kenapa emangnya si fany? trauma gitu apa sama appa nya? Ditunggu next chap nya ya thor, lebih puanjaaang klo bisa jangan lueemooot update nya hihi hwaiting ^^

  7. Wkwkwkwk kocak banget deh jeti yg bagian akhir kkkk
    Beneran nih fany? Nanti malah suka gmna? Hahahaha
    Eh the flayersnya kok gak nongol yah?

  8. fany orangnya cuek kyanya klo tae jatuh hati ama fany harus bnyak berusaha …
    Lanjutttt thorr

  9. Hahahahah fany mah emng super lemot, sica heboh amt ya

  10. Jd ibu dan anak nya siapa thor? Klo bkan psangan taeny. Yulsic ya? Tp kyk na g jg

  11. Menikah sama saya aja fanny.. hahhaha dari pada sama sica, fanny akan mati.. dan jika fanny menikah denganku pasti akupun mati diteror dan d bunuh LS… seo ma fanny unik cara memperlihatkan kasih sayang mereka… akhirnya nongol juga jetiseo,,,

  12. jeti bnar2 dah dou america nee
    pnasaran ma flower boys cpa aja..

  13. Gokil banget 😀😀

  14. Yo olloh pany… lemot kali loh…. hadehhhhh….
    jeti bikin ngakak…. hahhaa
    lanjutthor…

  15. Sabar banget dong ya seohyun punya kakak berisik macem fany wkwk
    Entar kalo udh ngeliat taeyeon juga pemikirannya fany berubah tentang cowo :p
    Fany lemotnya udh akut tuh, untung sica masih sabar ngadepin kelemotannya fany
    Jalan ceritanya makin menarik, gasabar nungguin tiap lanjutannya😁

  16. Fany lemot nya g ketulungan…
    tp masa iya seo sampe muntah ngeliat aegyo fany hahaha….
    Klu The Flayers dah terkenal kok mereka sblmnya bsa sekolah d tmpt berandalan smua thor????

  17. adeh jeti rempong banget
    taeng and geng belom datang lg

  18. Seofany adek kakak. Gue suka nih ada genre sistership nya. Tipanul kenapa pula harus menyembunyikan bakat? Buta pula masalah cowok. Trauma kah karena Efek brokenhome?
    The flayers kagak nongol disini. Penasaran gmna jeti bila ketemu the flayers. 😍

  19. Hahaha… sumpah fany knp jadi bego. Lemot. Ngeselin gtu thor..
    Sica heboh bngt.. gemes sendiri aku bacanya.. wah… Hbis ini detikt2 pertemuan ya.. asik2…

  20. gw suka sama karakter tiffany yang cantik tapi bolot bikin ngakak bacanya sumpah wkwkwkwk….. suka liat posternya juga itu yultaesooyoonghyo nya dijepit kayak jemuran aja hahahaha……

  21. yaah sedih deh.. gadis2 mengerikan itu belum ketemu sama 5 namja sinting.. hahahah tapi gara2 jeti gue tiba2 berubah pemikiran. gmana kalo ini ff jeti aja? wkwkwkkwkw #impossible lah pastinya. gue yakin lo udah menemukan couplenya. ditunggu next updatenya thor :))

  22. MACAM MANA DUA ORANG GADIS KETEMU SAMA 5 NAMJA GENTENG2 BEST TAK.

  23. chapter ini dari sisi jeti yaaaa
    ampun dah mereka kalo udah ketemu wkwkwkw

  24. Eits bukanx jeti sama2 lemot,yah wlwpun kadar lemot pany lbh tinggi,pa org cntik emg bwaanx lemot?

  25. haha lucu banget tuh jeti keke~
    emang fany nah lemot wkwk
    aduhh cocok” seo jadi adik nya fany , tapi lebih cocok jadi anak nya fany hehe

  26. Hahaha, kocak ni jeti.
    Aku sampai peragain sendri scenenya mereka. Malah jd ketawa sendri, kekeke

  27. hwakaka….
    chap 2 bener2 kocak…

    q mulai suka karakter jeti disini..
    g sabar bc chap selanjut.y

  28. Bhahahha fany mau menikah sma sica aja jgn deh fany tuggu aja flowers boy pasti ntar hati tiffany terbuka buat …..

  29. hahahahha fany jgn galak” sm seo, itu jeti klo gak ribut gak seru x ya, ada aja bahan yg bikin ribut jati

  30. hahahaha..jeti lucu banget..yang 1 lemot yang 1 berisik..mudah mudahsn gak rebutan namja ntar..

  31. Ihh lucu :v masa iya tipa mau nikah sma njess hahahah the flyers udh dateng hahah keren thor

  32. Aigoo seperti biasa seobaby yang rasional kekeke. aku tidak percaya melihat JeTi dengan moment double wow 😀 apakah bangku itu untuk taeng dan yul ? Semoga 🙂

Comment Please...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s